Rehabilitasi Sekolah Rusak Selesai 2010

Kompas.com - 12/09/2009, 21:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menargetkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi gedung sekolah yang rusak akibat goncangan gempa bumi di Jawa Barat, rampung pada 2010 mendatang. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Sabtu (12/9).

"Tahun 2010 ditargetkan pembelajaran sudah normal kembali. Kalau masih ada sisa-sisa itu akan segera diselesaikan," kata Bambang, di sela-sela buka bersama, di rumah dinasnya, jalan Widya Chandra, Jakarta.

Bambang mengatakan kerusakan gedung sekolah akibat gempa yang mengguncang Jawa Barat, terbilang sedikit jika dibandingkan dengan gempa Jogja-Klaten beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan data Satkorlak Jawa Barat tercatat ada jumlah sekolah yang rusak akibat gempa sebanyak 1.314 sekolah. Dari jumlah tersebut, 32 sekolah diantaranya hancur, 674 sekolah lainnya rusak berat, dan 608 bangunan sekolah rusak ringan dan sedang.

Menurut Bambang, bangunan sekolah yang ambruk serta rusak berat akan menjadi tanggungjawab Depdiknas, sedangkan bangunan yang rusak ringan dan sedang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah, baik provinsi, maupun kota dan kabupaten.

"Kami sepakat untuk sekolah yang rusak berat akan di rehab oleh dinas. Untuk rusak ringan dan sedang oleh provinsi atupun kabupaten/kota," sebutnya.

Sementara itu, Depdiknas telah mengalokasikan anggaran tanggap darurat sebesar Rp 2 miliar untuk rehabilitasi sekolah ambruk dan rusak berat. Di luar dana bencana ini, pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran sekolah rusak sebesar Rp 22 miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau