JAKARTA,KOMPAS.com — Kepala Regu Dinas Perhubungan (Dishub) Terminal Kampung Rambutan, Suratmanto, menyatakan pihaknya akan melakukan sejumlah uji kelayakan bagi armada bus pada pada H-7 arus mudik Lebaran. Meski kegiatan ini rutin dilakukan, namun untuk persiapan kali ini, sejumlah pengujian akan dilakukan dengan mencakup lebih banyak aspek.
"Mulai H-7 besok, untuk sopir dan kernet juga akan kami lakukan tes urine dan tes kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka," kata Suratmanto kepada Kompas.com di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (13/9).
Pemeriksaan kesehatan dan tes urine tersebut dilakukan Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan sejumlah tim medis di posko kesehatan. "Ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang. Sopir harus benar-benar fit untuk melakukan perjalanan," terangnya.
Mengenai kesiapan kendaraan, Suratmanto mengatakan, Dishub Terminal Kampung Rambutan juga akan melakukan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap sekitar 500 bus pada 40 Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di terminal Kampung Rambutan.
Pemeriksaan secara fisik akan dilakukan antara lain pada kondisi mesin, sistem pengereman, dan sistem emisi gas buang setiap bus. "Juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kelengkapan. Kalau KIR-nya mati, tidak akan diperbolehkan jalan," katanya.
Ditambahkannya, Dishub juga akan melakukan sejumlah persiapan untuk meningkatkan pelayanan terhadap penumpang mudik. Hal tersebut diwujudkan dengan menyediakan perlengkapan-perlengkapan keamanan, seperti gas penyemprot kebakaran dan alat pemecah kaca yang akan diberikan pada setiap bus. "Semua akan segera siap pada H-7 besok," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang