Obama Didemo Puluhan Ribu Orang Antireformasi

Kompas.com - 13/09/2009, 14:49 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Puluhan ribu orang dari kelompok konservatif berpawai dari Gedung Putih menuju Capitol Hill di Washington, Sabtu (12/9), untuk memprotes rencana reformasi kesehatan yang diajukan Presiden AS Barack Obama.

Aksi demo terjadi bertepatan saat Obama mencari dukungan untuk mereformasi kesehatan dalam sebuah pawai di kota Minneapolis, Minnesota. Berpidato di depan sekitar 15.000 orang, Obama menegaskan akan terus melanjutkan perubahan yang menjadi agenda utama di dalam negeri.

"Saya tidak akan menerima status quo. Tidak untuk saat ini. Tidak sekarang," kata Obama di Minnesota, negara bagian yang sebagian besar penduduknya simpatisan Partai Demokrat.

Namun, di Washington, para demonstran menyerang pemerintahan Obama yang dinilai di luar kendali dalam belanja anggaran untuk kesehatan, paket stimulus, serta bailout untuk bank dan industri otomotif.

Pada 2007, AS membelanjakan 2,26 triliun dollar AS untuk sektor kesehatan. Jumlah itu setara dengan biaya 7.439 dollar AS per kapita atau Rp 74,4 juta per orang.

Para demonstran bersikukuh, menghabiskan uang pembayar pajak untuk asuransi kesehatan yang dikelola pemerintah akan meningkatkan inflasi dan memicu krisis ekonomi baru.

Aksi menentang reformasi kesehatan itu disponsori kelompok konservatif Freedomworks, sebuah gerakan yang menuntut pajak rendah dan pemerintahan lebih kecil.

Dalam proposal kesehatan, Obama memperkirakan sekitar 46 juta warga Amerika tidak mempunyai asuransi kesehatan dan 25 juta orang lagi tidak mampu membayar asuransi kesehatan.

Dalam proposal yang kini dibahas di Kongres, pemerintah akan membantu agar lebih banyak warga memiliki asuransi kesehatan. Namun, juga mereformasi sistem kesehatan sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya. Biaya untuk asuransi kesehatan sekitar 97 persen warga AS membutuhkan dana sekitar 600 miliar dollar AS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau