MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Parma, Francesco Guidolin, hanya bisa pasrah melihat timnya dikalahkan oleh Inter Milan, Minggu (13/9). Bagaimanapun kondisinya, Inter tetap lebih kuat, apalagi punya memain seperti Samuel Eto'o. Begitu Eto'o mencetak gol, seolah kaki para pemain Parma terpangkas dan kesulitan bermain.
Inter yang tampil sangat baik ketika menelan AC Milan, dua pekan lalu, dikejutkan oleh kengototan Parma di Giuseppe Meazza. Saking sulitnya mengatasi lawan, "I Nerazzurri" baru bisa mencetak gol pembuka dari kaki Eto'o di menit ke-71. Diego Milito menutup duel malam itu dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Usai pertandingan, Guidolin mengakui kehebatan juara bertahan Serie A tersebut. "Inter tim yang sangat kuat. Meskipun mereka kesulitan seperti hari ini, mereka masih punya kesabaran mencetak gol dan menang," kutip Goal.com atas wawancara Guidolin dengan stasiun televisi Rai.
Secara khusus Guidolin memuji kecerdikan Eto'o di laga tersebut. Mantan pemain Barcelona itu membawa umpan Mario Balotelli dan mencongkel bola ke pojok gawang. Gol itu menunjukkan bahwa penyerang Kamerun tersebut memang berkualitas baik. "Hari ini ada gol hebat dari Eto'o yang seolah memotong kaki kami, menghentikan permainan kami," aku Guidolin.
Berkat kemenangan itu, Inter naik ke urutan ketiga klasemen sementara. Mereka mengemas nilai tujuh atau dua poin di bawah Juventus dan Sampdoria.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang