Mourinho: Eto'o Terbaik Dunia, Bukan Ibra

Kompas.com - 14/09/2009, 02:57 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho mengaku sangat terkesan dengan kemampuan Zlatan Ibrahimovic. Namun, ia tak menyesali kepindahan Ibra ke Barcelona, karena ia mendapatkan penyerang terbaik dunia, Samuel Eto'o.

Bukan rahasia bahwa Mourinho sangat mengagumi Ibra. Ketika Ibra ingin pindah karena kecewa terus-menerus gagal menjuarai Liga Champions bersama Inter, Mourinho adalah salah satu orang yang paling ngotot mempertahankannya. Namun, usahanya meyakinkan Ibra sia-sia karena Ibra akhirnya memilih bergabung dengan Barcelona.

Sepeninggal Ibra, Mourinho mendapat sosok Samuel Eto'o. Mourinho pun melupakan perpisahan dengan Ibra dan bergembira menyambut kedatangan Eto'o, pemain yang selalu diinginkannya, sejak ia masih melatih Chelsea.

"(Eto'o adalah) pemain terbaik yang pernah bekerja sama dengan saya. Sebagai pemain, Ibra memberi saya begitu banyak dan tentunya ia memiliki tempat di hati saya. Namun, saya adalah orang yang cepat melupakan dan selalu berpikir bahwa pemain di kelompok saya adalah yang terbaik," ujar Mourinho.

Pujian Mourinho tidaklah berlebihan melihat besarnya pengaruh positif kehadiran Eto'o di Giuseppe Meazza. Selain menularkan mental juara kepada rekan-rekan barunya, ia juga telah membuktikan ketajamannya dengan torehan dua gol dalam tiga laga Serie-A. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau