Penjualan Proton Terpengaruh dengan Sentimen Anti-Malaysia

Kompas.com - 14/09/2009, 09:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Sentimen anti-Malaysia yang merebak di Indonesia akhir-akhir ini, ternyata, mempengaruhi bisnis Proton, produsen mobil asal negara tetangga tersebut di tanah air. Hal tersebut diakui  Ricky H. K. Too, Presiden Direktur PT Proton Edar Indonesia (PEI), ketika ditanya wartawan, usai perusahaan tersebut mengadakan acara charity (amal) dan  buka puasa dengan anak yatim dan wartawan di Jakarta, akhir minggu lalu.

“Saya menerima laporan ada pengaruhnya sedikit,” ungkap Ricky  yang sebelumnya mengaku berpengalaman di Toyota. Ditambahkan oleh pria ramah ini, padahal selama Agustus penjualan Proton di Indonesia meningkat tajam. Bahkan, dapat dinilai sebagai kenaikan terbesar selama 2009.

Total penjualan retail Proton di Indonesia  selama Agustus – berdasarkan data yang dimiliki KOMPAS.com - 248 unit atau  mengalami kenaikkan 89,3 persen, yaitu dari 131 unit pada bulan sebelumnya. Sedangkan wholesale, Proton melaporkan penjualannya 283 unit (Agustus) dan 186 unit (Juli).

Total penjualan retail Proton selama 2009 telah mencapai 1.060 unit, hampir mendekati total penjualan tahun lalu 1.174 unit.  Angka tersebut sedikit di bawah wholesale,  1.206 unit tahun ini

Sementara itu, produk barunya, yaitu MPV  Exora, wholesalenya jauh lebih tinggi dibandingkan retail. Selama Agustus, Proton telah mendistribusikan 82 unit  ke dealernya. Atau total sejak diluncurkan Juli lalu mencapai  127 unit, yang berarti mengalami kenaikkan 82 persen.

Sedangkan realisasi penjualan berdasarkan SPK atau retail,  baru mencapai 36 unit sejak diluncurkan pertengahan Juli lalu. Sebagian besar konsumen, tampaknya lebih tertarik dengan Exora otomatik dengan penjualan mencapai 35 unit.

Daya tarik Exora bagi sebagian konsumen MPV di Indonesia adalah harganya yang kompetitif dan fitur  lebih  lengkapi. Dipastikan, tak ada produk kompetitor , yaitu MPV dengan transmisi otomatik, seharga  Exora.

Soal harga, Ricky membantah Proton melakukan pratek “dumping”. Pasalnya, dibandingkan dengan harga di Malaysia, harga Exora di Indonesia lebih rendah. “Ini harga  promosi,”tukasnya.

Informasi lebih detil dari internal Proton mengatakan, konsumen yang terpengaruhi dengan sentimen tersebut adalah mereka masih berencana membeli Exora atau produk Proton lainnya. “Kalau sudah buka SPK, tetap saja beli. Tidak ada pengaruhnya terhadap senitmen anti-Malaysia,” jelas sumber tersebut.

 Kendati demikian, kenaikan pejualan retail terbesar dialami oleh Proton Gen-2, dari 49 unit menjadi 186 unit atau hampir 3 kali lipat (280 persen).

Bukan CSR. Acara buka puasa yang dilakukan Proton tidak dikategori sebagai  CSR (Corporate Social Responbility). “Ini benar-benar amal. Bulan Ramadhan sangat penting dan dimulia oleh Islam. Seluruh umat muslim  dianjurkan berbuat amal, termasuk   berbagi dengan mereka yang kurang beruntung,” jelas Ricky yang mengaku bukan muslim.

“Lihat,  pada acara ini, kami tidak memasang umbul-umbul dan poster Proton. Termasuk di dalam gedung ini,” ujarnya

Panti  Asuhan yang menerima sumbangan dari PEI adalah Tunas Bangsa Rp 50 juta, Putera Utama 4 Ceger, Rp 84 juta dan Yayasan Pesantren Islam Bina Sani Cemerlang Al-Futuwwah, Rp 66 juta. Semua berada di Jakarta.

“Perperbedaan itu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing panti. Kami menyumbang untuk membangun sarana misalnya tempat tidur yang layak, buku tulis dan bahan bangunan, ” jelas pria yantg mudah akrab dengan wartawan Indonesia ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau