Cara Aman Gunakan Kartu Kredit Selama Mudik

Kompas.com - 14/09/2009, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini, sudah banyak orang yang mulai bersiap-siap atau bahkan sudah mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fithri 1430 H bersama sanak keluarga di kampung halaman.
 
Acara mudik setahun sekali ini biasanya membutuhkan dana yang tidak kecil dan ada kalanya pengeluaran di saat perjalanan tidak hanya membutuhkan uang tunai, tetapi juga kebutuhan menggunakan kartu kredit.

Berikut tips menggunakan kartu kredit secara aman, seperti yang disampaikan Vice President, Customer Care Head, Citi Indonesia Hotman Simbolon.
 
Pemanfaatan kartu kredit selama mudik

Untuk menunjang perjalanan pada liburan Lebaran ini, kartu kredit dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan-kebutuhan utama seperti transportasi, akomodasi dan konsumsi. 

Jika menggunakan pesawat dan menginap di hotel, maka pembayaran ke agen perjalanan, maskapai penerbangan ataupun hotel bisa dilakukan dengan kartu kredit. Kini sudah semakin banyak jasa pariwisata yang ditawarkan melalui online, namun selalu berhati-hatilah. "Gunakan hanya situs resmi perusahaan yang memiliki reputasi baik dan bisa dihubungi untuk informasi tambahan," sebutnya.

Pada saat berlebaran, mungkin ada beberapa transaksi yang bisa dibayar dengan kartu kredit. Misalnya untuk makan di restoran, belanja di toko ataupun rekreasi, prioritaskan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Dengan demikian, tidak perlu mengurangi jumlah uang tunai di tangan Anda sehingga Anda tak akan kehabisan uang tunai dan tidak perlu bolak-balik ke ATM untuk mengambil uang.

Cara aman gunakan kartu kredit

Sebelum melakukan perjalanan pastikan kartu kredit tidak kadaluarsa. Ketahui jumlah saldo tagihan yang ada saat ini dan jumlah kredit yang dapat Anda gunakan selama perjalanan. Jangan sampai Anda tidak dapat menggunakan kartu hanya karena lupa membayar tagihan yang lalu.
 
Untuk amannya, tulislah nomor kartu kredit Anda, tanggal jatuh tempo dan catat nomor telepon yang bisa dihubungi dari penerbit kartu tersebut dan simpan di tempat yang aman dan terpisah dari kartu Anda. Kelengkapan data ini penting, jika sewaktu-waktu kartu Anda hilang, dicuri atau terjadi penipuan. Namun demikian jangan pernah sekali kali untuk mencantumkan PIN.
 
Selain itu, bayarlah semua tagihan rutin Anda sebelum berangkat mudik. Tagihan rutin di sini maksudnya adalah biaya listrik, air, handphone ataupun biaya bulanan pusat kebugaran Anda. Dengan demikian, tagihan ini tidak mengganggu pikiran Anda selama di perjalanan
 
Jika Anda bepergian ke luar kota, maka sebaiknya informasikan hal ini pada penerbit kartu sehingga transaksi Anda tidak dicurigai sebagai fraud (kejanggalan) dalam bertransaksi.
 
Saat sedang di perjalanan, jangan tinggalkan kartu Anda di kamar hotel, area rekreasi ataupun di kendaraan. Jika perlu gunakan safe deposit box untuk meletakkan barang-barang berharga.
 
Simpan bukti-bukti transaksi Anda, saat sampai di rumah cek ulang apakah tagihan sesuai dengan transaksi yang Anda lakukan. Jika terdapat perbedaan atau kesalahan, segera laporkan dalam kurun waktu sesuai dengan peraturan penerbit kartu kredit.

Selamat mudik...

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau