JAKARTA, KOMPAS.com — Tercatat 24 titik rawan macet di jalur pantai utara (pantura) di Provinsi Jawa Barat akibat pasar tumpah. Jika Anda harus melalui jalur ini untuk mudik bersama keluarga, lebih baik hindari kawasan ini.
Ke-24 pasar tumpah tersebut tersebar di antara Jakarta dan Losari, mulai dari Karawang, Cikampek, Sukamandi, Pamanukan, Eretan Kulon, Jatibarang, Indramayu, ataupun Palimanan menuju Cirebon hingga Losari. Data Departemen Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan lokasi terpadat ada di kawasan Sukamandi-Pamanukan-Eretan Kulon dengan tujuh titik serta Palimanan-Losari dengan sembilan titik.
Di kawasan Sukamandi-Pamanukan-Eretan Kulon, pasar Sukra dan Patrol paling berpotensi menimbulkan kemacetan luar biasa. Sementara itu di kawasan Palimanan-Losari tercatat pasar Tegal Gubug, Gebang, dan Losari yang paling parah. Setiap hari untuk pasar saja, umumnya Jumat atau Sabtu, selalu timbul kemacetan di kawasan ini.
Direktur Bina Teknik Departemen PU Danis H Sumadilaga mengatakan, instansinya sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan dinas perhubungan setempat untuk mengantisipasi pasar tumpah sehingga tidak mengganggu arus mudik. "Kita sudah koordinasi dengan pemda setempat," ujar Danis di Departemen PU, Senin (14/9).
Koordinasi itu menimbulkan kesepakatan, yang di dalamnya, pemda, kepolisian daerah, dan dinas perhubungan akan terjun langsung ke lapangan untuk mengamankan pasar tumpah. Salah satunya dengan memberikan insentif Lebaran ke tukang becak yang sering mangkal di jalan sehingga menimbulkan kemacetan.
Namun, jika Anda berniat menempuh jalur lain, Anda bisa memilih jalur tengah sebagai alternatif Cikampek-Subang. Meski di Jawa Barat, jumlah pasar tumpah di sini paling ekstrem. Kemudian, setidaknya ada 48 titik lain yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang juga patut diwaspadai.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang