Persebaya Kontrak Maguire Rp 600 Juta

Kompas.com - 14/09/2009, 22:49 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Playmaker asal Australia, Joshua Maguire (29), resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya kemarin, Senin (14/9). Pemain yang dibanderol dengan harga Rp 600 juta ini diharapkan menjadi senjata tajam bagi "Bajul Ijo" di Indonesia Super League (ISL) 2009-10.

Selain Maguire, Persebaya juga mengikat mantan penggawa Sriwijaya FC, Korinus Fingkreuw. Penandatanganan berlangsung, Senin (14/9) di mes Persebaya, dihadiri oleh Ketua Umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar serta Sekretaris Umum Tim Persebaya Akhad Munir. Kontrak Fingkreuw ditaksir sekitar Rp 300 juta. "Yah sekitar itulah," ujar Munir.

Hadirnya Maguire menjadi poin tersendiri bagi Persebaya yang saat ini masih menanti kehadiran John Tarkpor dan Ngon A Djam. Peran pengatur serangan awalnya dibebankan kepada Tarkpor yang hingga saat ini justru belum menunjukkan batang hidungnya.

Dalam tiga uji coba terakhir, Maguire tampil konsisten dan kontributif dengan menyumbang empat gol. Kemampuannya akan kembali dipertaruhkan ketika Persebaya menjamu Persibo Bojonegoro dalam laga uji coba terakhir di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Rabu (16/9).

Bagi Maguire, Persebaya merupakan klub Indonesia pertama yang pernah dibelanya. Sebelumnya dia merumput di Liga Vietnam bersama klub TP Ho Chi Minh. Pria kelahiran Sydney 27 September 1980 ini mengaku senang bisa bergabung dengan Persebaya. "Ini tim yang besar dengan suporter yang hebat. Aku senang bisa berada di sini selama setahun dulu," ujar pria kelahiran Sidney, 27 September 1980 ini.

Meskipun sudah diperkuat 24 pemain yang empat di antaranya merupakan pemain asing, Persebaya masih ingin berburu. Apalagi saat ini masih ada dua pemain Iran, Babbaei Hossein (penyerang) dan Davoud Saranj (gelandang) yang ikut berlatih bersama tim. "Kalau pemain lokal sudah cukup, tapi untuk asingnya kami masih ingin satu striker. Kalau bisa pemain asing Asia,"  ujar Saleh Mukadar.

Persebaya sempat kepincut dengan mantan gelandang PSM Makassar Irsyad Aras dan rutin mengontaknya lewat telepon. Namun, Irsyad menolak untuk menjalani uji coba dan langsung menandatangani kontrak. " Kami tidak mau beli kucing dalam karung, kalau mau main dia harus ikut uji coba," kata Saleh. (SIN)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau