PORTO, KOMPAS.com - Pelatih Porto, Jesualdo Ferreira mengakui, timnya selalu kalah bila berhadapan dengan tim Inggris di Liga Champions. Namun, pada musim ini, ia yakin dapat mematahkan tradisi itu dengan mengalahkan Chelsea sebagai korobannya.
"The Blues" akan menjamu Porto di penyisihan Liga Champions Grup D, Selasa (15/9).
Pada ajang Liga Champions, langkah Porto selalu berakhir di tangan tim Inggris, di antaranya Arsenal, Machester United, dan Chelsea. Pada 2007 silam, langkah Porto harus dihentikan Chelsea setelah "The Blues" unggul 2-1. Musim 2008, Porto juga dijegal Arsenal. Pada leg pertama, "The Gunners" mengalahkan Port 4-0. Pada leg kedua, Porto hanya menang 2-0. Namun, kemenangan ini tak mampu membawa Porto lolos karena agregat gol. Musim lalu, Porto juga harus kandas di tangan Manchester United. "Setan Merah" mampu mengalahkan tuan rumah di putaran kedua 1-0 dan leg kedua berakhir 2-2.
"Dua musim lalu, kami selalu tampil buruk melawan tim inggris yang selalu lolos juara grup." ungkap Ferreira.
Ferreira menambahkan, "Saya tidak tahu mengapa kami tidak pernah menang melawan tim Inggris. Tetapi saya berharap Porto akan lebih berbeda musim ini."
Ferreira sadar tak mudah mengalahkan "Si Biru" yang punya materi pemain luar biasa. Selain itu, bermain di publik sendiri dapat mempertebal kepercayaan mereka.
"Chelsea salah satu tim terbaik di Inggris. Mereka lawan yang sulit di grup ini. Mereka memiliki pemain yang matang dan berpengalaman dan telah bermain bersama untuk waktu yang sangat lama. Mereka tim terkuat di fase ini. Tetapi, kami adalah tim yang sangat kuat. Kami ingin menjaga identitas sendiri dan akan bermain dengan cara yang selalu kami lakukan," ungkapnya. (GL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang