Beasiswa Pendidikan Mesti Diperbesar

Kompas.com - 16/09/2009, 20:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyediaan beasiswa pendidikan untuk masyarakat mesti terus ditingkatkan setiap tahunnya. Untuk itu, Departemen Pendidikan Nasional mesti memiliki data yang akurat supaya penyebaran dan penyerapan beasiswa pendidikan dari pemerintah pusat, baik untuk siswa miskin maupun siswa berpotensi atau berprestasi di seluruh Indonesia dapat tersalurkan secara maksimal.

"Selama ini, pendataan soal siswa dan data-data pendidikan lainnya lemah. Kelemahan pendataan itu menyebabkan penyerapan anggaran beasiswa tidak maksimal setiap tahunnya," kata Ferdiansyah, anggota Komisi X DPR di Jakarta, Rabu (16/9).

Menurut Ferdiansyah, penyediaan beasiswa pendidikan untuk masyarakat menjadi perhatian para wakil rakyat. Pasalnya, pendidikan merupakan hak setiap warga negara, sehingga bantuan pendanaan pendidikan lewat siswa bagi siswa miskin maupin siswa berprestasi mutlak dialokasikan dalam anggaran pendidikan nasional.

Setidaknya besarnya anggaran beasiswa sama setiap tahun atau ditambah. Apalagi dengan adanya UU Badan Hukum Pendidikan, alokasi 20 persen dari daya tampung setiap sekolah atau perguruan tinggi merupakan keharusan. Sayangnya, karena pendataan yang masih lemah, penyerapannya tidak seratus persen. "Kan sayang sekali. Padahal, masih banyak siswa yang memang butuh bantuan dana pendidikan," kata Ferdiansyah.

Pemberian beasiswa pendidikan, kata Ferdiansyah, jangan hanya terpaku untuk siswa berprestasi akademik. Siswa yang memiliki potensi dalam berbagai bidang juga mesti punya akses yang sama untuk mendapatkan beasiswa pendidikan.

"Yang penting, penyaluran beasiswa pendidikan itu jangan mubazir. Harus diberikan kepada mereka yang membutuhkan untuk mendukung kelanjutan pendidikan sesuai kemampuan siswa," jelas anggota dari Fraksi Partai Golongan Karya ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau