Veron: Messi Juga Manusia

Kompas.com - 16/09/2009, 22:09 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Gelandang Tim Nasional Argentina, Juan Sebastian Veron mengakui Lionel Messi sebagai pemain bertalenta luar biasa. Namun, menurutnya, sebagai manusia biasa, kemampuan Messi pun terbatas. Adalah salah bila Argentina menggantungkan segala harapan kepada Messi.

Hal itu disampaikan Veron berkaitan terancam batalnya Argentina tampil di putaran final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Afsel). Mereka saat ini berada di peringkat kelima klasemen kualifikasi Zona Amerika Latin, posisi minimum untuk tampil di Afsel, dengan 22 poin atau hanya unggul satu angka dari penghuni posisi keenam dan ketujuh, yaitu Uruguay dan Venezuela. Untuk menjaga peluang lolos, mereka harus menang di dua duel sisa.

Masyarakat Argentina pun meletakkan harapan besar mereka kepada Messi. Sebagai pemain Argentina paling sukses saat ini, ia sangat diandalkan untuk mengangkat performa Argentina, menang di laga sisa, dan lolos ke putaran final Piala Dunia.

Veron menilai, harapan yang terlalu besar kepada Messi hanya akan mengganggu konsentrasi dan fokus Messi yang ujung-ujungnya merugikan Argentina sendiri. Selain itu, tanggung jawab meloloskan Argentina berada di pundak seluruh penggawa "Tim Tango", bukan di bahu Messi seorang.

Lebih jauh, Veron mengatakan, kunci kesuksesan Argentina berada di tangan pelatih Diego Maradona. Pasalnya, hanya ia yang memiliki otoritas menentukan komposisi tim. Masalahnya, Maradona belum bisa

"Messi tak bisa melakukan segalanya. Sebetulnya, ada banyak pemain bagus (di Timnas Argentina). Namun, pelatih belum menemukan 'The Winning Team'," ujar Veron. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau