Roti Mentega Bikin Kita Makan Berlebihan

Kompas.com - 17/09/2009, 14:45 WIB

KOMPAS.com - Anda mungkin sudah mengetahui bahwa lemak jenuh tidak baik untuk kesehatan Anda. Lemak jahat ini akan menyumbat pembuluh nadi, yang menyebabkan kolesterol tinggi. Anda juga tahu bahwa kolesterol tinggi sering dikaitkan dengan penyakit jantung.

Menurut sebuah studi baru, beberapa jenis lemak jenuh (saturated fat) seperti daging merah, susu, keju, dan mentega tidak akan menghiraukan sinyal rasa kenyang yang dikirimkan oleh tubuh. Pemimpin studi ini, Dr Deborah Clegg, mengatakan," Penemuan kami menunjukkan bahwa ketika Anda mengonsumsi sesuatu yang tinggi kadar lemaknya, otak akan membentur asam lemak, dan Anda menjadi tahan terhadap insulin dan leptin. Karena Anda tidak mendapat sinyal rasa kenyang ini, Anda akan makan berlebihan."

Meskipun begitu, tidak berarti Anda harus membuang semua sumber lemak dari menu Anda. Asam oleic, jenis lemak tak jenuh tunggal omega-9 yang terdapat pada minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan, tidak akan memberikan efek yang sama. Sebuah studi yang diumumkan tahun lalu dalam jurnal Cell Metabolism menunjukkan bahwa asam oleic membantu mengendalikan rasa kenyang, dan meningkatkan pencernaan lemak.

Sebenarnya, Anda akan terhindar dari efek buruk lemak jenuh ini selama Anda tidak makan berlebihan. Anda tetap bisa makan tenderloin steak dalam porsi yang cukup atau tidak terlalu sering, minum susu rendah lemak, atau, sebagai ganti mentega, celupkan roti ke dalam minyak zaitun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau