LIVERPOOL, KOMPAS.com - Everton tampil dominan saat menghadapi AEK Athens pada laga babak penyisihan grup Liga Europa di Goodison Park, Kamis (17/9) atau Jumat dini hari WIB. Mereka pun berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan, 4-0 atas Athens.
Bermain di kandang sendiri, Everton memang mampu mengendalikan permainan dan mendikte lawan. Tanpa kesulitan, mereka mengobrak-abrik kotak penalti Athens dan unggul melalui josep Yobo di menit kesepuluh. Memanfaatkan umpan Diniyar Bilyaletdinov, Yobo menanduk bola masuk ke sudut kanan bawa gawang Athens.
Gol itu menambah gairah dan daya tempur Everton. Hanya berselang tujuh menit, mereka berhasil mengukuhkan diri sebagai penguasa pertandingan, menyusul gol kedua yang dicetak Sylvain Distin. Usai mendapat umpan dari Bilyaletdinov, ia melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang Diego Saja.
Kebobolan dua gol dalam waktu tujuh gol membuat Athens memusatkan perhatian untuk bertahan. Dengan menumpuk enam sampai tujuh pemain di belakang, mereka berhasil memutus alur umpan Everton. Sayang, upaya itu hanya bisa memperlambat pergerakan Everton, namun tidak menghentikannya.
Memasuki menit ke-37, Everton memperbesar jarak menyusul gol ketiga yang dicetak oleh Steven Pienaar. Lagi-lagi, gol ini tercipta berkat assist Bilyaletdinov. Saat itu, usai mendapat sodoran bola dari Bilyaletdinov, Pienaar meloloskan bola ke ke sisi kiri gawang Athens.
Gol ketiga Everton membuat Athens semakin giat bertahan. kali ini, Everton harus mengakui kegigihan lawan. Mereka dipaksa puas dengan keunggulan 3-0 saat peluit turun minum berbunyi.
Memasuki babak kedua, Everton kembali menggebrak dengan serangan cepat. Namun, Athens yang sepertinya sudah menduga serangan itu, berhasil meredamnya. Hasilnya cukup efektif. Mereka bisa menggagalkan upaya tuan rumah menambah keunggulan.
Sayang, pertahanan kokoh itu akhirnya rusak menyusul kartu merah yang diterima Carlos Araujo di menit ke-55. Hilangnya Araujo kembali membuka kesempatan Everton untuk melanjutkan pesta gol mereka.
Namun, di luar dugaan, Everton malah kesulitan menjebol sepuluh pemain lawan. Berkali-kali, usaha Louis Saha dkk kandas membentur pagar betis Athens. Meski begitu, Everton terus menjaga konsistensi dan agresivitas mereka.
Akhirnya, setelah menunggu hingga menit ke-87, Everton berhasil menambah satu gol melalui Jo di menit ke-82. Dari luar kotak penalti, Jo mengirimkan tendangan keras yang bersarang di sudut kiri gawang Athens.
Everton pun semakin bergairah mengincar gol kelima. Sayang, waktu tak mengizinkan mereka menambah derita Athens. Angka 4-0 untuk Everton tetap tertera di papan skor ketika peluit tanda akhir pertandingan berbunyi.
Dengan hasil ini, Everton menguasai klasemen Grup I dengan tiga poin. Athens sendiri langsung tersungkur di dasar klasemen dengan poin nol.
Susunan pemain:
Everton: Howard; Distin, Yobo, Baines; Cahill (Osman 46), Pienaar (Saha 67), Bilyaletdinov (Yakubu 52), Fellaini, Gosling, Rodwell; Jo
Athens: Saja; Juanfran, Geraldo (Nsaliwa 13, Manduca 46)), Jahic, Araujo, Arce; Kafes, Makos, Leonardo (Yahaya 71); Blanco, Scocco
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang