Adebayor: Arsenal Mengkhianatiku

Kompas.com - 18/09/2009, 14:40 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Manchester City, Emmanuel Adebayor, sudah mengaku salah dan menerima hukuman atas tindakan kasarnya menginjak muka penyerang, Robin van Persie. Namun, ia ingin orang juga bisa melihat bahwa ia sendiri merupakan korban pengkhianatan Arsenal.

Menurut Adebayor, pendukung Arsenal memusuhinya sejak awal musim lalu, berkaitan dengan rumor transfer Adebayor ke AC Milan atau Barcelona. Pasalnya, pendukung mengaitkan rumor itu dengan menurunnya produktivitas Adebayor dalam mencetak gol, yang berbuntut kegagalan Arsenal meraih gelar.

Toh, menurutnya, permusuhan itu bukan faktor utama kepindahannya ke City di bursa transfer lalu. Ia menyatakan tak keberatan bertahan dan akan membuktikan bahwa tuduhan suporter Arsenal tidak beralasan. Bahwa kemudian ia jadi hengkang, itu karena pelatih Arsene Wenger yang menerima proposal City. Menurutnya, memang ada konspirasi di Arsenal untuk memaksanya pergi.

"Hanya kekerasan yang begitu besar bisa membuat seseorang bisa mencapai titik (emosional) puncak. Aku juga tak mengerti mengapa sejumlah pemain Arsenal tidak menghargaiku," ungkapnya.

"Aku dikasari oleh orang-orang yang enam bulan lalu menyanyikan namaku. Kekasaran itu tak beralasan. Bukan salahku aku pergi. Arsene adalah orang yang ingin menerima tawaran itu untukku," tambahnya.

Perselisihan Arsenal dan Adebayor memuncak menyusul insiden penginjakan wajah Van Persie ketika City menjamu Arsenal. Saat itu, Adebayor ingin menghindari sliding tackle Van Persie. Namun, yang terjadi kemudian adalah mendaratnya kaki Adebayor di muka Van Persie yang mengakibatkan cedera.

Atas tindakan itu, Federasi Sepak Bola Inggris telah menjatuhkan sanksi skorsing dalam tiga pertandingan di semua ajang yang diikuti City. Hukuman itu akan bertambah bila FA menyatakan Adebayor bersalah atas selebrasi golnya, pada duel itu juga, di muka tribun pendukung Arsenal. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau