Polisi Nyatakan Poso Aman

Kompas.com - 18/09/2009, 21:14 WIB

PALU, KOMPAS.com - Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan kondisi Kabupaten Poso dan Palu aman menjelang Lebaran yang tinggal hitungan hari ini. "Saat ini situasi Poso semakin kondusif," kata Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Suparni Parto kepada wartawan di Palu, Jumat (18/9).
   
Kata Kapolda Suparni, situasi aman di wilayah Sulteng khususnya di Poso ini tercipta karena hubungan baik yang terus terbina antara warga Poso dengan seluruh komponen masyarakat setempat, termasuk lembaga kepolisian.
   
Dia mengatakan, sejak konflik meletus di Poso tahun 1999 hingga saat ini, polisi masih berkonsentrasi terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut, termasuk di Kota Palu yang sering terimbas. "Poso masih tetap mendapat perhatian, namun tidak usah terlalu dikhawatirkan," katanya.
   
Jika kondisi di Poso dikhawatirkan kata dia, justru tidak menguntungkan bagi semua kalangan. "Karena keamanan itu bukan hanya faktor fisik saja, melainkan juga faktor psikologis, sehingga perlu adanya kehati-hatian dalam bertindak," ujar dia.
   
Bentuk pengamanan di wilayah Poso, lanjut dia, yaitu dengan digelarnya Operasi Ketupat dari menjelang hingga pasca lebaran nanti. Untuk Operasi Ketupat itu sendiri, lembaga kepolisian setempat mengerahkan sebanyak 3.500 personel dari berbagai fungsi.
   
Pengerahan itu mulai dari Samapta, Intelijen dan Keamanan (Intelkam), Reserse dan Kriminal (Reskrim), Profesi dan Pengamanan (Propam), Brigade Mobil (Brimob), hingga Satuan Lalu-Lintas (Satlantas).
   
"Jumlah itu adalah kekuatan polisi khusus dalam operasi Ketupat. Belum lagi ditambah pasukan organik dari personel lain seperti TNI dan dinas perhubungan, dan satuan polisi pamong praja," katanya.
   
Soal penambahan pasukan menjelang perayaan lebaran di Poso, Kapolda menegaskan, pihaknya masih melihat perkembangan situasi ke depan.
   
"Untuk itu, kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat di Poso terus kita bangun dan jaga, demi terciptanya situasi kondusif seperti yang diharapkan bersama," tegas Kapolda Suparni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau