JAKARTA, KOMPAS.com Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna, Jumat (18/9), di Jakarta Pusat mengatakan, pada malam takbiran Untuk mempercepat pembersihan, dinas kebersihan mengerahkan 800 kendaraan sampah. Kendaraan itu terdiri atas truk pengangkut sampah, mobil pengawas, mobil penyapu jalan, ”Tidak ada masalah dengan peningkatan sampah selama malam sampai pagi itu. Para petugas kami akan langsung menyapu dan mengangkut semua sampah itu. Semua kendaraan pengangkut sampah disiapkan di dekat pusat keramaian,” tutur Eko. Pembersihan sampah juga akan dilaksanakan secara rutin di berbagai sudut kota seusai shalat Id. Sedikitnya jumlah pegawai yang cuti membuat pembersihan sampah tidak menjadi masalah. Selain di malam takbiran dan shalat Id, produksi sampah harian di Jakarta diperkirakan justru turun. Sekitar 2,5 juta warga Jakarta meninggalkan kota ini sehingga produksi sampah juga bakal turun. Berdasarkan penelitian Dinas Kebersihan, seorang warga menghasilkan sekitar 0,5 kilogram sampah per hari. Banyaknya warga yang mudik membuat produksi sampah turun sekitar 1.250 ton per hari atau sekitar 19,5 persen dari total produksi sampah harian Jakarta yang mencapai 6.400 ton. Dinas Kebersihan DKI Jakarta juga menjamin proses pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu