Dinas Kebersihan DKI Siapkan 3.000 Petugas

Kompas.com - 19/09/2009, 07:57 WIB
 
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi peningkatan produksi sampah pada saat Lebaran, Dinas Kebersihan DKI Jakarta menyiagakan 3.000 petugas kebersihan lapangan. Hanya 5 persen petugas dinas kebersihan yang boleh cuti selama Lebaran.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna, Jumat (18/9), di Jakarta Pusat mengatakan, pada malam takbiran dan dan pagi hari saat Lebaran, produksi sampah di Jakarta bakal bertambah sekitar 300 ton dari sampah harian biasa. Tambahan produksi sampah dihasilkan dari banyaknya aktivitas warga selama takbiran dan shalat Id.

Untuk mempercepat pembersihan, dinas kebersihan mengerahkan 800 kendaraan sampah. Kendaraan itu terdiri atas truk pengangkut sampah, mobil pengawas, mobil penyapu jalan, kendaraan berat untuk mengangkat sampah. Pada malam takbiran, para petugas kebersihan disiapkan di pusat-pusat keramaian dan jalan-jalan utama. Saat shalat Id, petugas kebersihan disiapkan di sekitar 1.000 masjid dan lapangan di seluruh Jakarta.

”Tidak ada masalah dengan peningkatan sampah selama malam sampai pagi itu. Para petugas kami akan langsung menyapu dan mengangkut semua sampah itu. Semua kendaraan pengangkut sampah disiapkan di dekat pusat keramaian,” tutur Eko.

Pembersihan sampah juga akan dilaksanakan secara rutin di berbagai sudut kota seusai shalat Id. Sedikitnya jumlah pegawai yang cuti membuat pembersihan sampah tidak menjadi masalah.

Selain di malam takbiran dan shalat Id, produksi sampah harian di Jakarta diperkirakan justru turun. Sekitar 2,5 juta warga Jakarta meninggalkan kota ini sehingga produksi sampah juga bakal turun.

Berdasarkan penelitian Dinas Kebersihan, seorang warga menghasilkan sekitar 0,5 kilogram sampah per hari. Banyaknya warga yang mudik membuat produksi sampah turun sekitar 1.250 ton per hari atau sekitar 19,5 persen dari total produksi sampah harian Jakarta yang mencapai 6.400 ton.

Dinas Kebersihan DKI Jakarta juga menjamin proses pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang tak akan terhambat selama libur Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau