Metode Hisab, 1 Syawal 1430 H Jatuh Minggu

Kompas.com - 19/09/2009, 18:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketetapan Hari Raya Idul Fitri masih menjadi pertanyaan bagi seluruh umat muslim di Indonesia. Untuk memastikannya, Departemen Agama akan mengadakan sidang itsbat penetapan Hari Raya Idul Fitri 1430 H di Operation Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Sidang akan digelar pukul 18.30.

Anggota Badan Hisab Rukyat (BHR) Depag Cecep Nurwenda memaparkan tanggal 1 Syawal 1430 H atau hari raya Idul Fitri hampir dipastikan jatuh pada hari Minggu (20/9). Hal ini berdasarkan metode hisab yang dilakukah oleh pemerintah. Namun, hal ini belum dapat dijadikan patokan karena penetapan tanggal 1 Syawal dilakukan berdasarkan penghitungan hisab dan rukyat. "Kalau secara hisab, tanggal 1 syawal jatuh pada hari Minggu tanggal 20 September 2009. Tetapi masih perlu dilihat rukyat juga," cetus Cecep, di Depag, Jakarta, Sabtu (19/9).

Hal senada disampaikan Menteri Agama Maftuh Basyuni. Menurutnya, dari laporan semua ahli hisab berpendapat bahwa tanggal 1 Syawal jatuh pada 20 September 2009. Demikian juga dengan metode secara Rukyat, yang hampir memastikan Hari Raya Idul Fitri bertepatan dengan hari Minggu besok. "Namun, ini masih harus dipastikan lagi karena masalahnya terkendala awan atau hujan. Ini akan kita tunggu nanti," katanya.

Titik pengamatan rukyattul hilal dilakukan oleh Depag bekerja sama dengan Depkominfo di sembilan titik di seluruh Indonesia menggunakan teropong sederhana. Sembilan titik tersebut, diantaranya Ternate, Kupang, Makassar, Pelabuhan Ratu,Semarang, Gresik, Lamongan, Aceh, dan Boscha Aceh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau