LONDON, KOMPAS.com - Tandukan penyerang Liverpool, Fernando Torres di menit ke-75 menentukan kemenangan 3-2 atas West Ham United dalam lanjutan Premier League, di Upton Park Sabtu (19/9). Liverpool yang tampil kurang optimal pun selamat dari kegagalan meraih poin penuh.
Sejak awal, Liverpool memang mencoba menguasai pertandingan. Namun, upaya itu pupus diterjang agresivitas tuan rumah. Gawang Liverpool bahkan nyaris bobol saat pertandingan baru berjalan dua menit. Untung saja, eksekusi Zavon Himes dimentahkan membentur mistar gawang.
Terbawa suasana, Liverpool pun langsung memainkan serangan balik cepat. Mereka pun berhasil menciptakan peluang melalui Yossi Benayoun di menit keenam. Sayang, umpan matang dari Fernando Torres itu tersia-sia karena tembakan Benayoun terlalu lemah sehingga mudah diamankan Robert Green.
Selanjutnya, Liverpool mencoba memainkan penguasaan bola dalam tempo lambat. Mereka pun mulai bisa mendikte permainan West Ham. Dan, meski nyaris kecolongan gol Carlton Cole dan Hines, Liverpool berhasil unggul lebih dulu melalui Fernando Torres di menit ke-20.
Gol bermula dari pergerakan Torres di luar kotak penalti. Mengandalkan kemampuan sendiri, Torres berpenetrasi melewati adangan James Tomkins dan Julien Faubert sebelum menyontek bola masuk ke sudut kanan atas gawang "The Hammers".
Keunggulan itu tak membuat performa Liverpool membaik. Meski berhasil menurunkan tempo dengan penguasaan bola, mereka tetap kesulitan mengantisipasi serangan balik West Ham. Itu terlihat ketika pada menit ke-29, Carragher terpaksa mengganjal Hines untuk menghentikan pergerakannya di kotak penalti. Tanpa pikir panjang, wasit A Marriner langsung menunjuk titik putuh.
Diamanti yang dipercaya menjadi algojo tak menyis-nyiakan kepercayaan pelatih Gianfranco Zola. Dengan tenang tapi meyakinkan, ia mengirim bola ke tengah atas gawang Liverpool. Pepe Reina yang sudah telanjur menjatuhkan diri ke sisi kanan, hanya bisa melihat jaring gawangnya bergetar.
Gol itu memacu semangat West Ham untuk memperbaiki penampilan. Mereka tak ingin mengulang kelengahan yang membuat lawan mencetak gol. Dengan rapi, mereka mengawasi pergerakan pemain Liverpool. Sayang, performa apik itu tak bisa membendung terciptanya gol kedua Liverpool yang dicetak Dirk Kuyt di menit ke-40.
Gol bermula dari tandukan Steven Gerrard ke sudut kanan bawah gawang West Ham. Kuyt yang berdiri di depan tiang menyambut bola dengan juluran kaki yang memantulkan bola masuk ke gawang Robert Green.
Keadaan itu tak membuat West Ham patah semangat. Dengan mempertahankan formasi dengan tempo permainan, mereka mendesak Liverpool. Mereka pun berhasil menyamakan kedudukan melalui Carlton Cole di menit ke-44. Memanfaatkan umpan Mark Noble, Cole menanduk bola masuk ke sudut kiri bawah gawang West Ham.
Tak lama, wasit A Marriner meniup peluit tanda akhir babak pertama. Kedua kubu memasuki ruang ganti dengan papan skor masih menunjukkan angka 2-2.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba memperbaiki diri. Dengan penguasaan bola, mereka menurunkan tempo permainan sambil menjajaki celah di sektor pertahanan West Ham.
Tekanan Liverpool mampu mengganggu konsentrasi barisan belakang West Ham. Dengan permainan sayap kanan yang dimotori Dirk Kuyt dan Glen Johnson, Liverpool berhasil mendesak jantung pertahanan West Ham. Sayang, umpan itu tak pernah bisa tiba di kepala atau kaki Torres karena keburu dipotong oleh James Tomkins atau Matthew Upson.
Menyadari bahaya yang mungkin ditimbulkan Liverpool, memasuki menit ke-60, West Ham mengendurkan serangan. Mereka merapatkan barisan untuk menghentikan penguasaan bola "The Reds".
West Ham kemudian memang berhasil mengurangi agresivitas Liverpool. Mereka juga sanggup balik menekan Liverpool. Toh, mereka tak bisa mencegah terjadinya gol ketiga Liverpool yang dicetak Torres di menit ke-75. Gol itu tercipta setelah Torres berhasil menyundul umpan Ryan Babel di menit ke-75 dalam sebuah serangan balik.
Seperti sebelumnya, West Ham lantas patah arang melihat gawang mereka kebobolan. Sebaliknya, belajar dari dua gol sebelumnya, mereka bersemangat untuk kembali menyamakan kedudukan.
Sayang, usaha kali ini tak berjalan lancar. Liverpool yang juga sudah belajar dari gol sebelumnya, tak lagi terpancing untuk menambah gol. Mereka fokus mempertahankan keunggulan untuk menghindari risiko pulang tanpa poin.
Cara itu sanggup meredam dan membuntukan alur serangan West Ham. Meski memang tak mendapat tambahan gol, Liverpool berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 hingga peluit berbunyi panjang.
Dengan hasil itu, Liverpool neik ke peringkat ketiga klasemen dengan 12 poin. West Ham sendiri tersangkut di posisi ke-14 dengan empat poin.
Susunan pemain:
West Ham: Green; Upson (Gabbidon 25), Tomkins, Ilunga, Faubert; Parker, Behrami (Kovac 27), Noble; Hines, Cole, Diamanti (Dyer 65)
Liverpool: Reinal; Skrtel, Carragher, Insua, Johnson; Mascherano, Lucas, Benayoun (Aurelio 85), Kuyt (Babel 60); Gerrard; Torres (Riera 90)