42 Dokter Siaga di UGD-RSCM

Kompas.com - 20/09/2009, 14:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sakit tidak pernah kita harapkan. Namun, ia kerap datang di saat tidak terduga. Untuk itulah, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) tetap memberikan pelayanan di hari pertama Lebaran 1 Syawal 1430 Hijriah.

"Total ada 42 dokter yang berjaga di UGD (Unit Gawat Darurat) ini," kata Nurhayani, Supervisor incharge UGD RSCM Jakarta, Minggu (20/9).

Para dokter tersebut dibagi dalam beberapa departemen, yakni departemen bedah ada 12 dokter, penyakit dalam (8), anak (3), THT (2), mata (2), saraf (neurologi) 2 dokter, anastesi (11), dan ada 2 dokter psikiatri.

Ditambah dengan 24 perawat, para dokter ini berjaga 24 jam penuh. Untuk giliran jaganya, hampir semua 24 jam, dari jam 09.00 sampai 09.00 hari berikutnya. Namun, ada juga yang 12 jam saja. "Dokter yang jaga hari di Lebaran pertama seperti ini non-Muslim. Besok baru campur," ucap Nurhayani.

Untuk jumlah pasien yang ditangani UGD, menurut dia, ada 93 orang untuk semua departemen UGD pada hari Sabtu (19/9). "Sedangkan hari ini 20 saja. Memang biasanya hari pertama Lebaran sepi. Namun, tetap di setiap departemen ada dokter ahlinya," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau