PESHAWAR, KOMPAS.com — Pakistan pada Senin (21/9) menangkap seorang panglima Taliban yang menderita cedera berat. Pakistan menuding Mohammad Nasim Shah sebagai dalang para pengebom bunuh diri di lembah Swat di bagian barat laut negeri itu, kata militer.
Nasim Shah alias Abu Faraj ditangkap dalam operasi keamanan Pakistan dan dalam keadaan luka berat pada hari pertama Idul Fitri, kata sejumlah perwira. Abu Faraj dikatakan telah melatih para pengebom untuk melakukan serangan bunuh diri. Ia dekat dengan ulama Taliban di Swat Maulana Fazlullah, yang memimpin ribuan pengikut dalam pergolakan dua tahun untuk memberlakukan syariah di bekas distrik pariwisata itu.
Pihak militer mengumumkan penangkapan panglima tersebut dan melukiskannya sebagai "hadiah Idul Fitri dari tentara kepada warga Swat".
Kolonel Akhtar Abbas mengatakan, Abu Faraj ahli dalam membuat jaket untuk aksi bunuh diri dan melatih orang-orang melakukan serangan. Ia dilatih di Afganistan, tempat Taliban bertempur melawan pasukan Barat, tambah Abbas.
Para pejabat mengatakan, ia menyiapkan serangan dengan bahan peledak dan juga dicari-cari karena terkait dengan perampokan dua bank.
Penangkapan pada Senin itu merupakan penahanan tokoh keempat dalam 10 hari terakhir di Swat, tempat militer secara efektif melancarkan serangan untuk menumpas Taliban musim panas ini.
Swat di luar kendali pemerintah setelah Fazlullah angkat senjata pada Juli 2007, memerintahkan ribuan pengikutnya melawan pasukan keamanan.
Pakistan melancarkan operasi militer di Swat dan Buner, serta Lower Dir, distrik tetangganya, setelah para militan bergerak maju dalam jarak 100 kilometer dari ibu kota Islamabad pada April.
Pakistan menyatakan lebih dari 2.100 militan dan lebih dari 177 personel militer tewas dalam serangan itu, tetapi angka tersebut sulit diverifikasi secara independen.