Marka Jalan di Nagrek Mulai Dipindah

Kompas.com - 22/09/2009, 16:18 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Untuk mengantisipasi lonjakan saat arus balik Lebaran 2009 ini, polisi sudah memindahkan marka pembatas jalur di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pemindahan itu menyebabkan jalur arah barat-timur yang awalnya untuk dua lajur sekarang hanya untuk satu lajur. Sedangkan jalur timur-barat yang semula satu lajur kini menjadi dua lajur.

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Wahyu Diana, Selasa (22/9), menyatakan, pemindahan marka dilakukan untuk mengantisipasi arus balik dari timur ke barat atau dari arah Ciamis, Tasik, Garut, menuju Bandung dan Jakarta.

Hingga sore ini, arus balik di jalur Nagrek terlihat masih sepi, dan belum adanya tanda-tanda lonjakan kendaraan. "Hari ini dua jalur yang melintas di Nagreg masih sepi. Sepertinya pemudik sudah berkurang karena sudah pada tempat tujuannya masing-masing," ujarnya.

Ditambahkannya, kalaupun ada peningkatan kendaraan dari arah timur ke barat, itu bukan arus balik, melainkan masyarakat yang pulang dari tempat wisata di wilayah Garut, Ciamis, dan Tasik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau