BANDUNG, KOMPAS.com — Untuk mengantisipasi lonjakan saat arus balik Lebaran 2009 ini, polisi sudah memindahkan marka pembatas jalur di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemindahan itu menyebabkan jalur arah barat-timur yang awalnya untuk dua lajur sekarang hanya untuk satu lajur. Sedangkan jalur timur-barat yang semula satu lajur kini menjadi dua lajur.
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Wahyu Diana, Selasa (22/9), menyatakan, pemindahan marka dilakukan untuk mengantisipasi arus balik dari timur ke barat atau dari arah Ciamis, Tasik, Garut, menuju Bandung dan Jakarta.
Hingga sore ini, arus balik di jalur Nagrek terlihat masih sepi, dan belum adanya tanda-tanda lonjakan kendaraan. "Hari ini dua jalur yang melintas di Nagreg masih sepi. Sepertinya pemudik sudah berkurang karena sudah pada tempat tujuannya masing-masing," ujarnya.
Ditambahkannya, kalaupun ada peningkatan kendaraan dari arah timur ke barat, itu bukan arus balik, melainkan masyarakat yang pulang dari tempat wisata di wilayah Garut, Ciamis, dan Tasik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang