Penumpang Arus Balik Tak Perlu Khawatirkan Angkot

Kompas.com - 23/09/2009, 11:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penumpang arus balik di Terminal Lebak Bulus tak perlu khawatir dengan ketersediaan armada angkutan kota jika tiba di terminal ini dan hendak pulang ke rumah. Sejak pukul 03.00, angkot-angkot sudah akan beroperasi di terminal ini.

Kepala Terminal Lebak Bulus Endi Lastion menyatakan bahwa jaminan itu terutama didukung oleh jadwal kedatangan bus-bus luar kota yang mayoritas memang tiba di terminal mulai dari menjelang subuh hingga tengah hari. "Jadi, begitu mereka tiba di Lebak Bulus, angkot-angkot sudah beroperasi. Beda dengan Terminal Pulo Gadung yang memang standby kedatangannya 24 jam," ujar Endi kepada Kompas.com, Rabu (23/9).

Oleh karena itu, tak ada persiapan tambahan yang dilakukan Terminal Lebak Bulus dalam menyambut arus balik mudik Lebaran. Namun, Endi menegaskan, pihaknya akan tetap siaga dengan pengamanan dan jumlah armada yang ada.

Menurut Endi, di Lebak Bulus tersedia ratusan angkot yang terbagi dalam 23 trayek. Diperkirakan hanya sekitar 25 persen yang tak beroperasi karena Lebaran. Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, Endi juga menilai para penumpang yang akan turun di Lebak Bulus adalah warga Lebak Bulus dan sekitarnya, seperti Cipete, Pamulang, dan Bintaro. "Kalau yang lain-lainnya, mereka bisa turun di Pasar Rebo sejak turun tol," tandas Endi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau