SEMARANG, KOMPAS.com - Bunga Bangkai (Amorphophallus titanium) dengan garis tengah dan tinggi sekitar 60 sentimeter, ditemukan seorang warga di bagian halaman belakang rumahnya di Perumahan Kradenan Asri C-14 Semarang, Jawa Tengah.
Toton Wibowo (27), warga yang rumahnya ditumbuhi bunga bangkai itu, Rabu (23/9) mengatakan, sekitar seminggu yang lalu dirinya melihat ada bunga aneh yang masih kuncup di bagian halaman belakang rumah. "Waktu itu saya melihat bunga yang aneh yang masih kuncup seukuran paha orang dewasa, dengan tinggi masih sekitar 20 sentimeter, dan saya tidak berpikir kalau itu bunga bangkai," katanya.
Pada Selasa (22/9) sore, usai pulang mudik dari kampung halaman, istri dan saudara Toton yang pertama melihat bunga aneh itu muncul di halaman belakang. Karena penasaran, Toton mengaku langsung mendekati bunga aneh tersebut, dan langsung mencium tebaran bau busuk yang cukup menyengat.
"Berdasarkan ciri-ciri fisik bunga, saya beranggapan kalau bunga tersebut merupakan bunga bangkai yang tergolong langka, yang selama ini hanya diketahui tumbuh di daerah Sumatera," ujarnya.
Perkembangan bunga bangkai yang ditemukannya itu, tergolong cukup cepat karena saat dilihat pertama kali cukup kecil, kini sudah tumbuh begitu besar dengan bau busuk yang semakin menyengat. "Hingga saat ini belum banyak warga di sini yang tahu, selain karena berada di tempat yang cukup sulit dijangkau, juga kami tidak memberitahukannya kepada warga sekitar," katanya.
Toton mengaku tidak tahu harus berbuat apa terhadap bunga bangkai yang ditemukannya tersebut. "Namun saya memasang pengaman di sekitar bunga bangkai sebagai tanda dan untuk mencegah agar warga tidak merusak salah satu bagian dari bunga langka tersebut," katanya. Ia berharap ada campur tangan instansi terkait atau pemerintah dalam menindaklanjuti temuannya itu.
Bunga bangkai ini merupakan salah satu bunga langka yang ada di Indonesia, sehingga kelestariannya perlu dijaga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang