Simon Lanjutkan Kejutan, Singkirkan Juara Bertahan

Kompas.com - 25/09/2009, 11:49 WIB

TOKYO, KOMPAS.com — Simon Santoso melanjutkan kejutannya di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Kali ini tunggal nomor dua Pelatnas Cipayung tersebut menyingkirkan "kakak"-nya yang merupakan unggulan kelima, Sony Dwi Kuncoro, di babak perempat final, Jumat (25/9).

Dalam pertarungan berdurasi 49 menit, Simon menang straight set 21-16 21-17. Alhasil, pemain berusia 24 tahun ini lolos ke semifinal untuk bertemu pemenang duel Taufik Hidayat (Indonesia) versus Park Sung Hwan (Korea).

Hasil ini merupakan lanjutan dari kejutan yang Simon buat sehari sebelumnya, di mana dia menyingkirkan Lee Chong Wei. Simon lolos ke perempat final setelah mengalahkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia tersebut dalam pertarungan tiga set.

Meskipun tak diunggulkan dan hampir selalu kalah dari Sony, Simon tampil penuh percaya diri. Bermodalkan kesuksesannya menaklukkan Chong Wei, dia pun meladeni permainan Sony yang merupakan juara bertahan.

Di awal set pertama, Sony sempat memimpin sampai kedudukan 8-7. Namun setelah menyamakannya, Simon mulai mengendalikan jalannya pertandingan dan dia pun terus memimpin sampai menang 21-16.

Pada set kedua, Sony berusaha bangkit. Upayanya menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan karena dia terus mengungguli Simon sampai kedudukan 17-14. Sayang, Sony yang merupakan semifinalis Kejuaraan Dunia 2009 ini—di perempat final kalahkan Lee Chong Wei—tak bisa mempertahankan momentum sehingga Simon bisa menyusul dan menguncinya di angka 17, sampai menang 21-17.

Dengan hasil tersebut, Simon berhak ke semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar ini. Dan, dia juga mengakhiri paceklik kemenangannya atas Sony di turnamen internasional karena selama ini Simon selalu dijegal oleh Sony.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau