Simon: Setelah Chong Wei dan Sony, Kini Giliran Taufik!

Kompas.com - 25/09/2009, 15:43 WIB

TOKYO, KOMPAS.com — Simon Santoso meneruskan kiprahnya di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Dua lawan berat sudah dia singkirkan untuk maju ke semifinal turnamen berhadiah total 200.000 dollar AS ini.

Di babak kedua, Simon yang tidak diunggulkan ini menaklukkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei. Setelah itu giliran unggulan kelima sekaligus seniornya di Pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro, yang dikalahkan.

Pada babak perempat final, Jumat (25/9), Simon menang straight set 21-16 21-17 atas sang juara bertahan. Alhasil, pemain nomor 16 dunia ini pun melangkah ke semifinal.

Tentang kemenangan tersebut, Simon mengaku sangat senang karena untuk pertama kalinya dia bisa mengalahkan Sony di turnamen internasional. Dia juga menjelaskan, ketenangan selama bermain sangat membantunya untuk tetap bertahan di kejuaraan ini.

"Saya sangat, sangat bahagia bisa kalahkan dia untuk pertama kalinya, karena dia merupakan pemain senior dan besar di Indonesia," ungkap Simon seusai pertandingan.

"Hari ini saya tetap tampil tenang, sementara itu Sony beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Ini yang membuat saya bisa menang lagi," tambah pemain berusia 24 tahun ini.

Sementara itu, Sony memuji performa Simon yang tak kenal menyerah. Menurutnya, Simon memiliki senjata ampuh karena pukulannya tidak terduga.

Selanjutnya, pada babak empat besar yang berlangsung Sabtu (26/9), Simon kembali harus menghadapi pemain senior Indonesia, Taufik Hidayat. Mantan pemain pelatnas yang menjadi unggulan keempat di turnamen ini lolos setelah mengalahkan juara Asia 2008 asal Korea Selatan, Park Sung-Hwan, dengan 12-21 28-26 21-15.

Akankah Simon melanjutkan kejutannya? Ya, setelah Chong Wei dan Sony, Simon kembali membidik kemenangan atas Taufik.

"Tentu saja, saya ingin mengalahkannya karena dua tahun lalu saya kalah di semifinal. Ini merupakan salah satu turnamen terpenting di Super Series. Saya sangat berharap bisa terus melaju," tegas Simon.

Sementara itu, Taufik juga memiliki tekad yang besar untuk menjadi juara. Pasalnya, sampai sekarang dia belum pernah mengangkat trofi Jepang Terbuka Super Series.

"Saya tidak pernah menang di turnamen ini. Sekarang saya memiliki peluang karena Lee Chong Wei dan Peter Gade sudah tersingkir. Sementara itu, pemain China Lin Dan juga tidak ikut," ungkap Taufik seusai mengalahkan Park Sung-Hwan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau