WIGAN, KOMPAS.com — Rekor kemenangan seratus persen Chelsea akhirnya berakhir menyusul kekalahan 1-3 dari Wigan Athletic dalam lanjutan Premier League, di Stadion DW, Sabtu (26/9). Tanpa tambahan poin, Chelsea pun harus merelakan singgasana klasemen direbut Manchester United. Meski sama-sama mengoleksi 18 poin, Chelsea kalah selisih gol dari "Setan Merah".
Kesengsaraan Chelsea dimulai ketika Wigan berhasil unggul lebih dulu melalui Titus Bramble di menit ke-16. Memanfaatkan umpan Charles N'Zogbia, Bramble mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Chelsea.
Keunggulan itu membuat Wigan bermain lebih percaya diri. Dengan penuh antusiasme, mereka berhasil mengimbangi permainan lini tengah Chelsea dan perlahan mendesak Chelsea ke belakang.
Chelsea belum berkutik ketika Paul Scharner berhasil melepaskan tembakan berbahaya ke gawang Cech pada menit ke-25. Untung bagi Chelsea, tembakan jarak jauh Scharner berhasil diamankan Cech.
Menit selanjutnya, Wigan semakin menguasai pertandingan. Nyaris tanpa hambatan, mereka berhasil menciptakan peluang emas melalui N'Zogbia (26) dan Emmerson Boyce (39). Namun, upaya kedua pemain itu kandas di tangan Petr Cech.
Chelsea sendiri hanya mampu menciptakan satu peluang emas di sepanjang babak pertama, melalui Didier Drogba di menit ke-28. Sayang, tembakan dari luar kotak penalti itu masih masih bisa dipatahkan kiper Wigan, Chris Kirkland.
Memasuki babak kedua masih dengan kondisi tertinggal 0-1, Chelsea berusaha memperbaiki diri. Dengan permainan cepat, mereka pun berhasil menyamakan kedudukan melalui Drogba di menit ke-47. Memanfaatkan umpan Florent Malouda, Drogba sukses melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang Kirkland.
Chelsea pun kembali menemukan gairah untuk mengungguli lawan. Sayang, belum lagi berhasil membobol gawang lawan, Chelsea terkena bencana kartu merah menyusul pelanggaran yang dilakukan Petr Cech kepada Hugo Rodallega di kotak penalti di menit ke-51. Selain kehilangan pemain, Chelsea juga kembali tertinggal karena Rodallega sukses mengeksekusi penalti.
Meski kekuarangan darah, Chelsea berusaha menciptakan gol penyama kedudukan. Setelah bertarung keras, mereka bisa menciptakan peluang melalui Salomon Kalou di menit ke-85. Sayang, tembakan jarak jauhnya masih bisa dikandaskan Kirkland.
Semakin mendekati akhir pertandingan, Chelsea semakin meningkatkan serangan. Namun, bukannya mendapat gol, mereka malah kembali kebobolan oleh Wigan di menit ke-90. Kali ini, gol tuan rumah dicetak oleh Paul Scharner yang berhasil memanfaatkan umpan Maynor Figueroa.
Gol itu langsung disusul bunyi peluit tanda berakhirnya pertandingan. Chelsea pun pulang dengan membawa kekalahan pertamanya musim ini dengan skor 1-3.
Susunan pemain:
Wigan: Kirkland; Boyce, Bramble, Figueroa, Melchiot; Diame, Thoas, Scharner, Rodallega, N'Zogbia; Scotland (King 89)
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Bosingwa (Kalou 69), Obi Mikel (Belletti 46), Essien, Lampard, Drogba, Anelka; Malouda (Hilario 52)