Rekor Chelsea Patah di Tangan Wigan

Kompas.com - 27/09/2009, 00:01 WIB

WIGAN, KOMPAS.com — Rekor kemenangan seratus persen Chelsea akhirnya berakhir menyusul kekalahan 1-3 dari Wigan Athletic dalam lanjutan Premier League, di Stadion DW, Sabtu (26/9). Tanpa tambahan poin, Chelsea pun harus merelakan singgasana klasemen direbut Manchester United. Meski sama-sama mengoleksi 18 poin, Chelsea kalah selisih gol dari "Setan Merah".

Kesengsaraan Chelsea dimulai ketika Wigan berhasil unggul lebih dulu melalui Titus Bramble di menit ke-16. Memanfaatkan umpan Charles N'Zogbia, Bramble mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Chelsea.

Keunggulan itu membuat Wigan bermain lebih percaya diri. Dengan penuh antusiasme, mereka berhasil mengimbangi permainan lini tengah Chelsea dan perlahan mendesak Chelsea ke belakang.

Chelsea belum berkutik ketika Paul Scharner berhasil melepaskan tembakan berbahaya ke gawang Cech pada menit ke-25. Untung bagi Chelsea, tembakan jarak jauh Scharner berhasil diamankan Cech.

Menit selanjutnya, Wigan semakin menguasai pertandingan. Nyaris tanpa hambatan, mereka berhasil menciptakan peluang emas melalui N'Zogbia (26) dan Emmerson Boyce (39). Namun, upaya kedua pemain itu kandas di tangan Petr Cech.

Chelsea sendiri hanya mampu menciptakan satu peluang emas di sepanjang babak pertama, melalui Didier Drogba di menit ke-28. Sayang, tembakan dari luar kotak penalti itu masih masih bisa dipatahkan kiper Wigan, Chris Kirkland.

Memasuki babak kedua masih dengan kondisi tertinggal 0-1, Chelsea berusaha memperbaiki diri. Dengan permainan cepat, mereka pun berhasil menyamakan kedudukan melalui Drogba di menit ke-47. Memanfaatkan umpan Florent Malouda, Drogba sukses melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang Kirkland.

Chelsea pun kembali menemukan gairah untuk mengungguli lawan. Sayang, belum lagi berhasil membobol gawang lawan, Chelsea terkena bencana kartu merah menyusul pelanggaran yang dilakukan Petr Cech kepada Hugo Rodallega di kotak penalti di menit ke-51. Selain kehilangan pemain, Chelsea juga kembali tertinggal karena Rodallega sukses mengeksekusi penalti.

Meski kekuarangan darah, Chelsea berusaha menciptakan gol penyama kedudukan. Setelah bertarung keras, mereka bisa menciptakan peluang melalui Salomon Kalou di menit ke-85. Sayang, tembakan jarak jauhnya masih bisa dikandaskan Kirkland.

Semakin mendekati akhir pertandingan, Chelsea semakin meningkatkan serangan. Namun, bukannya mendapat gol, mereka malah kembali kebobolan oleh Wigan di menit ke-90. Kali ini, gol tuan rumah dicetak oleh Paul Scharner yang berhasil memanfaatkan umpan Maynor Figueroa.

Gol itu langsung disusul bunyi peluit tanda berakhirnya pertandingan. Chelsea pun pulang dengan membawa kekalahan pertamanya musim ini dengan skor 1-3.

Susunan pemain:
Wigan:
Kirkland; Boyce, Bramble, Figueroa, Melchiot; Diame, Thoas, Scharner, Rodallega, N'Zogbia; Scotland (King 89)
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Bosingwa (Kalou  69), Obi Mikel (Belletti  46), Essien, Lampard, Drogba, Anelka; Malouda (Hilario 52)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau