Setelah Papua, Sulawesi, dan Kalimantan Paloh ke Sumatera

Kompas.com - 27/09/2009, 08:41 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar yang juga kandidat Ketua Umum Partai Golkar Surya Paloh, Minggu (27/9), memulai perjalanan penggalangan dukungan pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar dari DPD Partai Golkar di Pulau Sumatera.

Surya dan rombongan berangkat dari Semarang (Jawa Tengah) menuju Padang (Sumatera Barat) dengan pesawat khusus. Surya didampingi tim suksesnya yang dipimpin Jeffrey Geovani. Dari Padang, Surya menuju Palembang (Sumatera Selatan) untuk kegiatan yang sama.

Penggalangan dukungan pencalonan di kedua kota tersebut merupakan rangkaian perjalanan politik Surya Paloh menguatkan dukungan bagi pencalonannya sebagai ketua umum partai dalam Munas Partai Golkar, di Pekanbaru (Riau), pekan depan.

Rangkaian perjalanan politik itu diawali dari Jayapura pada Kamis (24/9). Saat itu, Surya mendeklarasikan pencalonan di GOR Cendrawasih sekaligus menerima dukungan pencalonan dari seluruh DPD Partai Golkar Provinsi Papua, NTB, dan Bali. 

Selanjutnya, di Makassar (Sulsel) pada Jumat (25/9), Surya menerima dukungan dari DPD Partai Golkar Sulsel dan daerah lainnya dari Sulawesi. Acara tersebut berlangsung di Celebes Convention Center (CCC). Sedangkan pada Sabtu (26/9) di GOR Pangsuma, Surya berada di Pontianak (Kalimantan Barat) di mana seluruh DPD Partai Golkar mendukung pencalonannya.

Sedangkan di Semarang (Jawa Tengah), Surya menerima dukungan dari DPD Partai Golkar DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan  DIY. Ketua DPD Partai Golkar DKI Ade Supriyatna dan Ketua DPD Partai Golkar Jabar UU Rukmana serta Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng M Fadholi serta pimpinan DPD Partai Golkar Jatim menyatakan secara bergantian menyampaikan pernyataan dukungan.

Dalam setiap pertemuan politik yang diwarnai dengan orasi dan pidato politik Surya Paloh, ribuan kader Partai Golkar memadati gedung yang disiapkan untuk pertemuan tersebut. Dengan gaya khas sebagai orator, Surya menyampaikan sikap politiknya baik yang terkait dukungan yang diterimanya maupun kebijakan atau sikap politik yang akan diambil Partai Golkar jika dirinya terpilih sebagai ketua umum dalam munas mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau