Iran Tembakkan Rudal di Tengah Ketegangan Nuklir

Kompas.com - 27/09/2009, 14:32 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com — Iran menguji coba dua rudal jarak pendek selama latihan militer. Press TV berbahasa Inggris melaporkan, Minggu (27/9), rudal yang ditembakkan itu adalah Fateh-110 dan Tondar-69. Namun, tidak disebutkan secara rinci jarak jangkau rudal itu ataupun keterangan lainnya.

Iran selama ini dikenal memiliki rudal Fateh yang bisa menjangkau jarak hingga 193 kilometer. Uji coba ini dilakukan saat ketegangan meningkat antara Iran dan AS serta Barat yang menuduh Iran berusaha menciptakan senjata nuklir.

Pasukan elite Iran Garda Revolusioner mengumumkan, Sabtu (26/9), pihaknya akan menjalani latihan militer selama beberapa hari.

Awal pekan ini, Iran mengungkapkan bahwa mereka sedang membangun sebuah pabrik pengayaan uranium kedua. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan, pabrik di kota suci Qom itu dibangun tanpa melanggar peraturan PBB. Dia juga akan terbuka jika pejabat PBB datang menginspeksi.

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyambut baik pengumuman Iran yang akan bersikap terbuka soal fasilitas nuklirnya. AS, Inggris, dan Perancis sebelumnya menuduh Iran membangun pabrik pengayaan nuklir baru yang melanggar aturan PBB. Ketiga negara itu mendesak PBB menjatuhkan sanksi lebih keras kepada Iran jika tidak mau bekerja sama menghentikan program nuklirnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau