LONDON, KOMPAS.com — Musim lalu, Arsenal tampak kesulitan setelah ditinggalkan Mathieu Flamini dan Aliaksandr Hleb. Namun, musim ini "The Gunners" lebih solid meskipun ditinggal pergi Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure.
Sepeninggal Adebayor dan Toure, pendukung "Meriam London" mulai khawatir timnya semakin kehilangan sosok pemain berpengalaman. Cerita buruk musim lalu, ketika Cesc Fabregas dkk nyaris tak masuk zona Liga Champions, kembali terngiang-ngiang. Lagi pula, Arsenal tak membeli pemain anyar selain bek tengah Thomas Vermaelen.
Pada akhirnya, Arsenal tetap menjadi tim membahayakan. Fabregas cs tergolong tim yang paling banyak mencetak gol setelah Liverpool. Jumlah gol yang masuk ke gawang Manuel Almunia pun tak buruk. Bek kiri Gael Clichy pun mengakui, suasana timnya jauh lebih baik dari yang digambarkan orang-orang di luar Arsenal. Tak ada lagi perseteruan di bek sentral antara Toure dan William Gallas seperti terjadi musim lalu.
"Suasana tim jelas lebih baik dibanding tahun lalu. Orang lain bisa bilang apa saja karena perbedaan musim, tapi kami lebih menyatu," katanya kepada Daily Mail.
"Kami kehilangan hubungan baik antara dua bek tengah musim lalu. William Gallas menginginkan hubungan baik dengan pasangannya, dan dengan Thomas Vermaelen, keduanya langsung cocok sejak hari pertama," tambahnya.
Musim ini, Arsenal sangat menghemat pengeluaran pembelian pemain. Namun, mereka kini bisa mengharapkan keuntungan besar dari pembangunan kompleks Highbury Square. Jika proyek apartemen di kompleks tersebut sukses mendatangkan laba, musim depan, "The Gunners" bisa mulai merambah bursa transfer pemain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang