Warnet Dipenuhi Pelajar yang Ber-Facebook

Kompas.com - 28/09/2009, 15:45 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Pada hari pertama sekolah, sejumlah warung internet (warnet) di Makassar dipadati siswa SMP dan SMA yang asyik ber-Facebook.

"Kebetulan pada hari pertama sekolah, belum belajar penuh. Jadi (kami) memanfaatkan waktu di warnet dekat sekolah," kata pengunjung Warnet Surf, Harianto, di Makassar, Senin (28/9). Dia rela menunggu antrean selama satu jam agar dapat berselancar di dunia maya. 

Rata-rata warnet di sekitar Jalan Urip Sumoharjo dan Pettarani dipadati pelajar SMA dan SMP. Jumlah pengunjung pada awal sekolah naik dua kali lipat dibanding hari normal yang hanya sekitar 25 siswa per hari. Tarif internet di Makassar rata-rata Rp 4.500 per jam. Pada jam kedua dan seterusnya, tarifnya Rp 3.500 per jam.

Pengunjung Warnet Stemnet, Munsyir, mengungkapkan, pada hari pertama pelajaran di sekolah belum berat sehingga waktu dimanfaatkan untuk chatting dan Facebook. "Daripada bengong di sekolah, lebih baik menyapa teman-teman di dunia maya," kata Munsyir.

Para pelajar sekolah menengah di Makassar juga mencari kafe yang memiliki fasilitas wi-fi antara lain Cafe Buana di pertigaan Jalan Urip Sumoharjo, Bawakaraeng, dan Masjid Raya. Termasuk Cafe Teh Manis di Jalan Sunu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau