Hasil Audit Investigasi BPK akan Dibacakan di Rapat Paripurna

Kompas.com - 28/09/2009, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Badan Musyawarah DPR RI Senin (27/9) sore ini memutuskan hasil audit investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dana penyehatan Bank Century akan dibacakan dalam rapat paripurna DPR RI besok pagi. DPR RI telah menerima hasil audit yang masih berupa laporan awal itu, Senin (28/9).

Ketua Komisi XI Ahmad Hafiz Jawawi mengatakan dalam rapat, DPR membahas mana yang perlu ditindaklanjuti, seperti apakah terjadi kerugian negara atau penentuan sistemik yang tidak jelas kriterianya. "Kita kan harus perjelas, itu harus ditindaklanjuti," tutur Hafiz di sela-sela rapat Bamus, Senin (28/9).

Hafiz mengatakan belum dapat membuka hasil audit tersebut ke publik karena bisa saja BPK menyebutkan bahwa hasil audit tersebut bersifat rahasia. Meski demikian, Hafiz mengakui bahwa begitu laporan audit diserahkan ke DPR, seharusnya sudah menjadi milik publik.

"Tapi kalau BPK nyatakan itu rahasia ya itu akan kita bicarakan, mungkin takut masih ada yang terlalu prematur di situ atau merugikan orang lain padahal belum selesai," lanjutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau