Menikmati Makanan Olahan Limbah di "Food Explore" UPH

Kompas.com - 28/09/2009, 18:52 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com  - Pernahkah Anda mencoba makanan dari limbah pertanian dan perikanan? Hmmm... Sepertinya membayangkannya saja kita sudah jijik, apalagi disuruh memakannya. Namun, di tangan mahasiswa jurusan Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan, limbah-limbah tersebut dapat menjadi makanan lezat dan bergizi.

 

 Public Relations Section Head Universitas Pelita Harapan Rosse Hutapea hari Senin (28/9) menjelaskan, jika  Food Explore pertama yang diadakan tahun lalu bertujuan memperkenalkan jurusan Teknologi Pangan kepada masyarakat, Food Explore 2009 ini lebih menekankan pada sisi inovasi dan kreasi mahasiswa dalam menciptakan makanan baru, sesuai tema ”Eat the Innovation”. Ada 18 inovasi makanan yang dipamerkan di plaza gedung D kampus UPH Lippo Village, Tangerang, Banten,  28-30 September 2009.

 

 ”Mengingat masih banyaknya bahan pangan yang belum dieksplorasi maka potensi untuk memanfaatkan bahan pangan menarik untuk dikembangkan,” kata Ketua Jurusan Teknologi Pangan UPH Nuri Arum Anugrahati. Tidak dapat dipungkiri, inovasi ini berkaitan dengan semakin tingginya tuntutan konsumen terhadap pangan fungsional.

 

 Produk inovasi makanan yang dipamerkan adalah FishCal Cookies (biskuit dari tepung tulang ikan), RossenCe (minuman rosella dengan soda), Adzuki Flakes (sereal dengan bahan dasar kacang merah), BreadFruit-Filled Meatball (bakso sapi dengan penggunaan sukun), Fruit Crystals (permen bening dgn potongan buah asli di dalamnya), Bran Teasers (biskuit bekatul), Slam-a-Jam (selai rosella dengan konsep seperti keju lembaran), dan Oracle Mellow (marshmallow yang menggunakan Aloe Vera dan red orache).

 

 Selain itu juga ada Pinksoylicious (es krim tanpa bahan hewani sama sekali), Spitato Chips (kerupuk kentang bayam), Cab o’Corn Cookies (biskuit bongkol jagung), I-Cy Floats Jelly Drink (jelly drink akar alang-alang), Fruit Drops (jus buah yang berwujud droplets), Chrysan’Cha (minuman fermentasi dari bunga chrysanthemum), Jacob’s Crest (es krim low fat dengan selada air), Instant Cendol (cendol yang praktis disajikan), Isovera Drink (minuman isotonik dengan aloe vera), dan Treasure Ice Cream (es krim berbagai rasa dan partikulat).

 

Para pengunjung terlihat antusias sekali mencicipi semua inovasi makanan tersebut. ”Enak-enak banget makanannya. Gue paling suka yang Spitato Chips. Ini gue beli dua bungkus. Apalagi bisa minta bonus bubuknya buat nambah rasa,” kata Yuanita, mahasiswi jurusan Manajemen UPH angkatan 2008.


Untuk melengkapi banyaknya inovasi makanan dalam Food Explore 2 ini, diadakan pula Food Innovation Competition. Dua tim dari Institut Pertanian Bogor dan satu tim dari Universitas Gadjah Mada mempresentasikan inovasi makanan mereka masing-masing. Tim UGM dengan Super Yoghurt (yoghurt yang banyak fungsinya), tim IPB I dengan Brizko Bars (kacang komak bars rasa pisang), dan tim IPB II dengan Rosella Jelly Drink. Pemenang kompetisi ini akan diumumkan saat penutupan Food Explore 2, Rabu, 30 September 2009.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau