Lorenzo Mengancam, Rossi Belum bisa Tenang

Kompas.com - 28/09/2009, 21:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Akhir pekan ini, pertarungan para jagoan MotoGP dimulai lagi setelah mereka istirahat selama tiga pekan. Valentino Rossi masih tetap berada di puncak klasemen, dengan keunggulan 30 poin atas rekan setimnya di Fiat Yamaha, sekaligus rival terdekatnya, Jorge Lorenzo.

Meskipun demikian, Rossi yang pada seri terakhir di Misano menjadi pemenang, mengaku belum bisa tenang. Pasalnya, Lorenzo masih punya peluang yang sangat besar untuk menggagalkan ambisinya mempertahankan gelar kelas bergengsi tersebut.

Karena itu, "The Doctor" berjanji untuk terus bekerja keras meraih kemenangan, termasuk di Estoril, Portugal, pada akhir pekan ini.

"Memang menyenangkan menikmati masa istirahat selama tiga minggu ini setelah menang di Misano dan terus memimpin klasemen. Tetapi sekarang, saya harus siap kembali bekerja keras," ungkap Rossi, Senin (28/9).

"Kami sekarang berada di tahap akhir kejuaraan dan berada dalam posisi yang kuat. Tetapi, setelah melihat perjalanan sepanjang musim ini, segala sesuatu bisa terjadi, dan kami sadar perjuangan menuju tangga juara masih jauh dari akhir.

"Trek tiga seri berikut ini bagus untuk kami, dan tim saya dan saya akan berusaha meraih poin sebanyak mungkin di setiap kesempatan. Setelah itu, mari kita lihat di mana kami berada saat tampil di Valencia (seri terakhir).

"Tahun lalu, kami mengalami sedikit kesulitan di Estoril, tetapi sebenarnya sejak dulu trek itu bagus untuk saya, khususnya bersama Yamaha. Karena itu saya berharap, hal tersebut terjadi lagi pada tahun ini. Saya juga berharap melihat Casey (Stoner) kembali ke performa terbaik, karena kami semua merindukannya."

Memang, Stoner absen dalam tiga balapan terakhir karena dia sedang dalam masa pemulihan akibat sakit misterius yang membekapnya. Menurut rencana, mantan juara dunia 2007 itu akan kembali di Portugal.

Sementara itu, Lorenzo juga berambisi meraih kemenangan. Dia ingin mengulangi kenangan tahun lalu ketika menjadi juara di sirkuit ini.

"Saya senang bisa kembali membalap lagi. Satu bulan itu terlalu lama setelah liburan musim panas," ungkap Lorenzo. "Memang rasanya aneh terlalu lama istirahat, tetapi saya berusaha untuk menggunakan waktu itu untuk persiapan seri-seri terakhir; saya menghabiskan waktu seminggu di Mallorca, latihan bersama ayahku dan istirahat bersama keluarga serta menikmati liburan.

"Sekarang kami pergi ke Estoril, di mana saya memiliki kenangan terindah dalam hidup. Dulu, di sana saya tidak pernah kuat, tetapi tahun lalu saya membalap sangat hebat dan nyaris tak bisa dipercaya. Tahun ini situasinya berbeda; tahun yang berbeda, karena semua pebalap menggunakan ban yang sama dan kami berada dekat dengan gelar juara.

"Tujuan saya adalah mengalami akhir pekan yang indah, supaya terus menjaga peluang juara dunia. Saya juga bahagia karena kami akan melihat Casey kembali pada akhir pekan ini, karena dia membawa persaingan bagi kami semua."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau