SERANG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banten memprediksi gelombang laut di perairan Banten selatan akan mencapai tiga meter selama tiga hari ke depan.
Pengamat cuaca BMKG Banten Iwan Setiawan, di Banteng, Senin (28/9), mengatakan, diperkirakan gelombang laut di perairan Samudera Hindia bagian pesisir Banten selatan mencapai tiga meter dengan cuaca berawan. Sedangkan kecepatan angin antara 10-20 knot atau 40 km per jam yang bergerak dari arah tenggara laut.
Dengan kondisi tersebut, kata dia, gelombang laut di perairan Banten selatan sangat membahayakan bagi nelayan tradisional dan pelayaran kapal tongkang. Menurut dia diperkirakan gelombang laut setinggi tiga meter akan berlangsung tiga hari ke depan.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau nelayan tradisional dan pelayaran kapal tongkang agar tidak melaksanakan aktivitas melaut. "Kami minta nelayan lebih baik tidak melaut dulu karena ombak cukup besar," katanya.
Selama ini pesisir Banten selatan yang meliputi pantai Binuangeun, Panggarangan, Sukahujan, Bayah, Tanjung Panto, Sawarna, Cibareno, Cihara hingga Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi sangat membahayakan, karena gelombang laut mencapai tiga meter. "Saya prediksikan cuaca buruk di perairan Banten selatan akan terjadi sampai tanggal 30 September," katanya.
Sementara itu, Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun, Hadi mengatakan selama ini cuaca di pesisir Banten selatan sangat membahayakan bagi nelayan dan pelayaran kapal tongkang. "Saat ini kami melarang nelayan tradisional melaut karena ombak sangat besar disertai tiupan angin kencang," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang