Gelombang dan Ombak Besar Halangi Nelayan Banten Selatan

Kompas.com - 29/09/2009, 00:17 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banten memprediksi gelombang laut di perairan Banten selatan akan mencapai tiga meter selama tiga hari ke depan.
    
Pengamat cuaca BMKG Banten Iwan Setiawan, di Banteng, Senin (28/9), mengatakan, diperkirakan gelombang laut di perairan Samudera Hindia bagian pesisir Banten selatan mencapai tiga meter dengan cuaca berawan.  Sedangkan kecepatan angin antara 10-20 knot atau 40 km per jam yang bergerak dari arah tenggara laut.
    
Dengan kondisi tersebut, kata dia, gelombang laut di perairan Banten selatan sangat membahayakan bagi nelayan tradisional dan pelayaran kapal tongkang.  Menurut dia diperkirakan gelombang laut setinggi tiga meter akan berlangsung tiga hari ke depan.
    
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau nelayan tradisional dan pelayaran kapal tongkang agar tidak melaksanakan aktivitas melaut. "Kami minta nelayan lebih baik tidak melaut dulu karena ombak cukup besar," katanya.
    
Selama ini pesisir Banten selatan yang meliputi pantai Binuangeun, Panggarangan, Sukahujan, Bayah, Tanjung Panto, Sawarna, Cibareno, Cihara hingga Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi sangat membahayakan, karena gelombang laut mencapai tiga meter.  "Saya prediksikan cuaca buruk di perairan Banten selatan akan terjadi sampai tanggal 30 September," katanya.
    
Sementara itu, Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun, Hadi mengatakan selama ini cuaca di pesisir Banten selatan sangat membahayakan bagi nelayan dan pelayaran kapal tongkang. "Saat ini kami melarang nelayan tradisional melaut karena ombak sangat besar disertai tiupan angin kencang," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau