Bagaimana Cara Mencari Soulmate?

Kompas.com - 29/09/2009, 09:32 WIB

KOMPAS.com - Anda sudah rajin nongkrong di tempat-tempat hang out, sering berpesan pada teman-teman untuk memperkenalkan Anda pada teman pria mereka, tetapi kok si dia tak muncul juga? Kemana semua pria di Indonesia ini?

Sebenarnya, pria ada dimana-mana. Yang salah adalah bahwa Anda terlalu berusaha keras mencarinya. Michelle Schoffro Cook, dokter pengobatan natural yang juga penulis buku The Life Force Diet, membagi tip mencari belahan jiwa untuk Anda.

1.  Berhentilah mencari. Ingatkah Anda pada saat Anda sedang membutuhkankan sesuatu, namun tak juga menemukannya setelah mencarinya ke seluruh penjuru rumah? Saat itu Anda mengatakan dalam hati, "Sudahlah, nanti juga ketemu sendiri." Dan, barang tersebut memang tiba-tiba muncul saat Anda sudah tidak mencarinya (bahkan sudah tidak memerlukannya). Seperti itulah mencari jodoh. Begitu Anda berhenti berusaha sekuat tenaga mencari "seseorang", tiba-tiba saja "seseorang" itu yang hadir menjumpai Anda.

2.  Berhentilah berusaha menyenangkan orang lain. Anda mungkin seringkali berusaha terlalu keras untuk membuat seseorang bahagia, sampai-sampai Anda tak mempedulikan lagi bagaimana diri Anda saat itu. Anda tidak tampil lepas sebagaimana Anda biasanya. Jika Anda ingin seseorang mencintai Anda apa adanya diri Anda, tak perlu menjadi orang lain.

3.  Ubah dandanan Anda. Anda sudah mengenakan rok mini, push-up bra, atau atasan berleher rendah. Tetapi kenapa ya, pria yang tertarik pada Anda bukan yang Anda harapkan? Perlu Anda tahu, wanita sering melakukan hal ini karena khawatir pria tak lagi menganggap mereka menarik. Namun jika Anda berusaha menarik perhatian pria dengan cara seperti ini, Anda pun akan mendapatkan perhatian tersebut dari tipe pria yang salah.

4. Perbaiki diri Anda. Dari mencurahkan seluruh perhatian untuk mencari pria, lebih baik alihkan perhatian Anda untuk memperbaiki kualitas diri Anda. Entah dengan mencari aktivitas yang sesuai minat Anda, belajar mengemudi, ikut kursus bahasa.... Tanpa Anda sadari, si dia muncul saat Anda tidak sedang mengharapkannya, dan Anda sedang dalam kondisi terbaik Anda.

5. Berhentilah membuat daftar mengenai ciri-ciri pria yang Anda inginkan. Buatlah daftar saat Anda berniat berbelanja di hipermarket saja. Namun Anda tidak bisa berharap menemukan pria dengan ciri-ciri lengkap yang Anda inginkan. Bila daftar Anda memuat isi seperti: seiman, punya pekerjaan tetap, atau latar belakang keluarga yang jelas, tentu ini harus didukung. Tetapi jika isi daftar tersebut: ganteng, tinggi minimal 175 cm, atau bisa main bilyar, tentu sudah tak masuk akal. Anda tak ingin kehilangan belahan jiwa Anda hanya karena si dia tak bisa main bilyar atau tak biasa minum alkohol, bukan?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau