Pemadaman Listrik Bergilir di Sebagian Wilayah Jakarta

Kompas.com - 29/09/2009, 20:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah wilayah di DKI Jakarta beberapa waktu ke depan akan mengalami pemadaman listrik secara bergilir. Hal ini terjadi akibat kebakaran di Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang, Selasa (29/9) siang tadi, yang menyebabkan kerusakan pada salah satu trafo di gardu tersebut.

"Kami sedang merencanakan pemadaman bergilir. Malam ini akan kami rencanakan dan besok mungkin sudah dapat diketahui di website kami," kata General Manager Distribusi PLN Jakarta Raya dan Tangerang Purnomo Wili dalam jumpa pers di kantor Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang, Jakarta Timur, Selasa.

Ia juga mengaku belum dapat mengetahui berapa lama pemadaman bergilir itu akan dilakukan PLN. Meski begitu, pemadaman tersebut, menurutnya, hanya berlaku pada tiga wilayah di DKI Jakarta, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sedangkan wilayah Jakarta Utara tidak terkena pemadaman bergilir. Di (Jakarta) Utara enggak kena (pemadaman bergilir)," ujarnya.

Direktur Operasi PLN Jawa Bali Murtaqi Syamsuddin mengatakan, pemadaman bergilir itu akan dialami oleh 200.000 pelanggan PLN di Jakarta.

Untuk membantu daya listrik Jakarta, PLN akan melakukan manuver jaringan 150 KV, terutama dari Tangerang dan Depok. Selain itu, PLN juga akan menyediakan 300 genset yang akan disalurkan ke fasilitas umum. "Penyebab kebakaran dan kerugian juga belum bisa dipastikan karena kami masih fokus pada upaya perbaikan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau