MADRID, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini, menyatakan, mencadangkan Ricardo Kaka atau Cristiano Ronaldo memang berisiko terhadap hasil pertandingan. Namun, itu tak menyurutkan kebijakan rotasinya. Menurutnya, talenta keduanya tak boleh merugikan pemain lain.
Pernyataan itu disampaikan berkaitan dengan kebijakannya tidak menjadikan Kaka starter pada duel versus Tenerife, akhir pekan silam. Tanpa Kaka, koordinasi permainan Madrid kurang solid, tanpa irama, dan tidak mencetak gol.
Ketika akhirnya Kaka tampil menggantikan Esteban Granero di babak kedua, Madrid berhasil mencetak tiga gol, dua dari Karim Benzema dan satu dari Kaka. Akhirnya, Madrid menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0.
Masih pada laga yang sama, Pellegrini menurunkan Ronaldo sebagai starter. Namun, ia menariknya ketika pertandingan menyisakan sepuluh menit terakhir. Ronaldo tampak kesal dan kecewa. Sekadar catatan, saat itu Ronaldo melepaskan setidaknya tujuh tembakan tepat ke gawang, namun tak satu pun berbuah gol. Sejak Divisi Primera musim ini bergulir, baru kali itu Ronaldo gagal membobol gawang lawan.
Pellegrini menyadari, menyimpan salah satu atau bahkan kedua pemain itu tak ubahnya mengurangi kemungkinan menang. Namun, itu harus tetap dilakukan demi kebaikan tim, termasuk kedua pemain itu sendiri. Menurutnya, pemain lain pun harus mendapat kesempatan bermain.
"Saya tahu, saya mengambil risiko bila meninggalkan Cristiano Ronaldo atau Ricardo Kaka di kursi cadangan. Namun, talenta mereka tidak (boleh) merugikan pemain lain. Rotasi bukan masalah keadilan. Itu dilakukan berdasar performa, menit bermain, dan lawan. Kami juga menentukan (rotasi) berdasar kepada 2,5 jam waktu latihan harian," ungkapnya. (GL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang