JAKARTA, KOMPAS.com - Serikat pegawai KPK melakukan pertemuan dengan tim rekomendasi calon anggota sementara pimpinan KPK atau tim lima untuk menyampaikan aspirasi terkait tiga pimpinan sementara KPK yang akan dipilih.
"Kedatangan kami agar tim lima memahami bahwa ada pegawai KPK yang selama ini bekerja. Suara pegawai bisa didengar oleh tim lima," ucap Ketua Serikat Pegawai KPK Johan Budi usai bertemu dengan tim lima di Kantor Dephum HAM Jakarta, Rabu ( 29/9 ). Ikut hadir empat pengurus serikat pegawai KPK lain.
Johan yang juga menjabat sebagai juru bicara KPK mengatakan, mereka diterima oleh empat anggota tim lima yaitu Widodo AS, Adnan Buyung Nasution, Andi Mattalata, dan Taufiequracham Ruki.
Dalam pertemuan, kata Johan, mereka menyampaikan kriteria yang diinginkan para pegawai KPK kepada tim lima usai melakukan diskusi internal di serikat pegawai KPK. Kriteria tersebut hampir serupa dengan kriteria yang ditetapkan oleh tim lima yaitu berintegritas, mengetahui "roh" pemberantasan korupsi di KPK, kuat, berkarakter, dan independen. Kriteria tersebut penting untuk mengembalikan kinerja KPK.
"Kami cukup gembira sambutan dari tim lima yang memperhatikan aspirasi kami. Aspirasi kami dijadikan salah satu pertimbangan untuk memilih tiga pimpinan sementara KPK. Kita sangat berharap apa yang dipilih (pimpinan) tidak kecewakan KPK," ucap dia.
Para pegawai KPK, tambah Johan, pasti akan menerima seluruh pimpinan sementara yang dipilih dari latar belakang manapun asalkan memenuhi kriteria yang diinginkan para pegawai. "Selama memenuhi kriteria pasti akan didukung," tutur Johan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang