MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengirimkan enam orang dokter spesialis tulang dan spesialis bedah untuk membantu penanganan korban gempa di Sumatera Barat.
"Tadi sore kita sudah berangkatkan enam orang dokter melalui jalur darat. Besok kita juga akan memberangkatkan tambahan tenaga medis jika memang dibutuhkan," ujar Kepala Dinas Infokom Sumut, H Eddy Syofian, Rabu malam.
Sumut ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu titik untuk mengerahkan berbagai jenis bantuan termasuk bantuan tenaga kesehatan jika terjadi bencana di wilayah Sumbagut.
Untuk bantuan logistik, Eddy Syofian mengatakan daerahnya juga telah siap mengerahkannya, ’Buffer stock’ yang ada di Medan akan kita kerahkan jika memang dibutuhkan," katanya.
Ia memastikan Sumut juga siap jika dibutuhkan sebagai posko penghubung pendistribusian bantuan bencana. "Jika memang dibutuhkan, kita siap menjadi posko penghubung seperti yang pernah kita lakukan ketika bencana tsunami melanda Aceh beberapa tahun lalu," katanya.
Sumut, khususnya Kota Medan, merupakan satu di antara tiga daerah di Sumatera yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai daerah penghubung selain Pekanbaru dan Palembang.
Eddy Syofian juga memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan musibah gempa di Sumbar. "Sumut tentu akan memberikan bantuan dalam bentuk apa pun yang dibutuhkan tanpa harus diminta, baik dalam bentuk barang maupun tenaga," ujarnya.
Sejumlah wilayah di Sumbar pada Rabu (30/9) sore sekitar pukul 17:16 WIB diguncang gempa berkekuatan 7,6 SR, berpusat di 0,84 Lintang Selatan dan 99,65 Bujur Timur dengan kedalaman 71 km di dasar laut, atau sekitar 57 kilometer arah barat daya Kota Pariaman.
Gempa-gempa susulan dengan intensitas yang lebih kecil dari gempa utama masih terus dirasakan masyarakat Sumbar.
Gempa susulan yang mendekati gempa utama tercatat kekuatan 6,2 SR dan terjadi pada pukul 17:38 WIB dan terjadi di 0,72 Lintang Selatan dan 99,94 Bujur Timur dengan pusat gempa 110 kilometer di dasar laut, sekitar 22 kilometer barat daya Kota Pariaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang