Segera Kirimkan Bantuan Obat-obatan!

Kompas.com - 01/10/2009, 03:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Provinsi Sumatera Barat membutuhkan lebih banyak bantuan obat-obatan mengingat bertambahnya korban gempa 7,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah itu pada Rabu sore (30/9).
    
Kepala Rumah Sakit M Jamil, Zukyat Iskandar, mengatakan di Padang, Kamis (1/10), rumah sakitnya sangat membutuhkan tambahan obat-obatan seperti cairan infus, pembalut untuk korban patah tulang, dan perban.
    
Selain itu kebutuhan darah, ujar dia, cukup mendesak mengingat stok darah di rumah sakit tersebut semakin menipis, sedangkan warga Kota Padang yang mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit tersebut semakin banyak berdatangan. "Kita juga membutuhkan tempat tidur dan tenda untuk pasien," ujar dia.
    
Saat ini sekitar 200 relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) telah datang membantu di rumah sakit tersebut.
    
Berdasarkan pantauan  di Rumah Sakit M Jamil, beberapa bagian dari rumah sakit itu dalam kondisi rusak parah, seperti bagian Poliklinik yang rata dengan tanah. Sementara, beberapa peralatan operasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengalami kerusakan karena tertimpa plafon.
    
Rumah sakit sendiri, menurut Zukyat, saat ini sangat membutuhkan tambahan genset dan solar untuk terus dapat beroperasi, mengingat aliran listrik di Kota Padang masih padam.
    
Korban gempa lain yang mengalami luka-luka juga dilarikan ke Rumah Sakit Tentara di Ganting. Rumah sakit ini membuka posko untuk membantu evakuasi warga yang menjadi korban gempa.
    
Hingga laporan ini diturunkan masih belum dapat diketahui wilayah yang paling parah terkena gempa. Kondisi hujan, gelap, dan minimnya peralatan semakin mempersulit tim evakuasi dari Satkorlak, TNI, Polri, maupun masyarakat menemukan warga yang masih terjebak di reruntuhan gedung, rumah, dan pertokoan.
    
Berdasarkan pantauan di 11 kecamatan di Kota Padang, kerusakan terpantau merata, sehingga sulit memperkirakan wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau