Korban Tewas Sudah Mencapai 215 Orang

Kompas.com - 01/10/2009, 11:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Data sementara dari Posko Satkorlak Kantor Gubernur Sumatera Barat, sampai Kamis, pukul 11.00 WIB, tercatat 215 orang tewas akibat gempa di tiga daerah, yaitu Padang 139 orang, Kabupaten Padang Pariaman 62 orang, dan Kota Pariaman 14 orang.    

Diperkirakan ribuan orang masih terjebak di reruntuhan bangunan seperti di kawasan Mara Palam Padang, Kantor Adira Finance Sawahan Padang, sejumlah Ruko di Sawahan Kota Padang, Masjid Nurul Iman, Apotik Sari di depan Masjid Nurul Iman, dan Gedung Kursus Gama.

Bupati Padang Pariaman Muslim Kasim mengatakan, di daerahnya ada sekitar tujuh kecamatan yang paling parah dilanda gempa, yaitu Padang Sago, Sugai Geringging, Aurmalintang, Kampung Dalam, Ulakan, 2x12 Enam Lingkung, dan Tapakis,

"Saat ini, kecamatan itu masih terisolir karena jalan akses menuju kecamatan itu terputus," katanya, yang berharap ada pasokan bantuan melalui angkutan udara untuk menembus daerah itu.

Sejumlah kabupaten lain di Sumbar yang terkena dampak gempa yaitu  Kabupaten Pessel, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, dan Kota Solok. Data korban gempa dari daerah itu masih belum masuk ke Satkorlak di Kantor Gubernur Sumatera Barat.

Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi melakukan eksposes data ini di hadapan Mendagri Mardianto, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, dan Menhub Jusman Safeii Djamal.

Berdasarkan pantauan Antara, jalan-jalan di Kota Padang masih lengang. Sejumlah jalan retak dan ribuan tiang listrik yang roboh masih belum diperbaiki sehingga distribusi listrik masih mengalami gangguan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau