JAKARTA, KOMPAS.com — Perseteruan Bambang N Rachmadi dengan Rekso Grup, pemilik usaha Teh Botol Sosro dalam kepemilikan hak waralaba McDonald's, akhirnya sampai di ujung. Bambang N Rachmadi, pemegang hak waralaba McDonald's sejak 1991, memilih mengakhiri kemitraannya dengan restoran cepat saji asal Amerika Serikat tersebut.
Kepastian itu diperoleh setelah, Kamis (1/10), Bambang resmi mengumumkan pencabutan hak waralaba McDonald's. Untuk menunjukkan keseriusannya itu, Bambang pun resmi mengganti logo McDonald's yang ada di gerai restoran cepat saji miliknya dengan logo baru, yakni Tonijack's.
Peluncuran perdana logo Tonijack's itu dilakukan di gerai McDonald's yang ada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Bambang mengungkapkan, langkah pencabutan hak waralaba McDonald's dan pergantian logo tersebut bukan semata kepentingan bisnis.
Lebih dari itu, menurut Bambang, langkah itu untuk melindungi kepentingan karyawan yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinannya. Untuk itu, ia memutuskan untuk mendirikan franchisor baru. "Agar karyawan dapat memperoleh hak mereka untuk tetap memiliki penghasilan," ujar Bambang, Kamis.
Memang, Bambang mengaku menyesal harus menutup dan mencabut hak waralabanya. Namun, dia tidak mau larut terlalu lama dalam perselisihan hak waralaba McDonald's. "Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Namun, saya yakin, semua karyawan dapat mengerti bahwa saya harus melakukan langkah-langkah strategis, sebagai bentuk pertanggungjawaban saya kepada mereka," ungkap Bambang.
Dalam kesempatan ini, Bambang juga resmi memperkenalkan partner barunya dalam bisnis restoran cepat saji berlogo Tonijack's. Partner barunya itu adalah Suryo B Sulisto. Suryo sesungguhnya bukan nama yang asing lagi dalam ranah bisnis Tanah Air. Saat ini, Suryo tercatat sebagai Komisaris Utama PT Bumi Resources, Komisaris Utama PT Giordano Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Komisaris PT Jamsostek.
"Kebanggaan bagi saya bisa bersama Bambang Rachmadi mengelola bisnis waralaba. Sebab, siapa pun tahu, Bambang Rachmadi adalah wirausahawan tangguh dalam bisnis ini. Kami berharap Tonijack's bukan sekadar meramaikan dunia kuliner Indonesia, tapi juga dapat memberi pengembangan dalam industri franchise," ujar Sulisto. (Epung Saepudin/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang