Tonijack's Gantikan McDonald's

Kompas.com - 01/10/2009, 13:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Perseteruan Bambang N Rachmadi dengan Rekso Grup, pemilik usaha Teh Botol Sosro dalam kepemilikan hak waralaba McDonald's, akhirnya sampai di ujung. Bambang N Rachmadi, pemegang hak waralaba McDonald's sejak 1991, memilih mengakhiri kemitraannya dengan restoran cepat saji asal Amerika Serikat tersebut.

Kepastian itu diperoleh setelah, Kamis (1/10), Bambang resmi mengumumkan pencabutan hak waralaba McDonald's. Untuk menunjukkan keseriusannya itu, Bambang pun resmi mengganti logo McDonald's yang ada di gerai restoran cepat saji miliknya dengan logo baru, yakni Tonijack's.

Peluncuran perdana logo Tonijack's itu dilakukan di gerai McDonald's yang ada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Bambang mengungkapkan, langkah pencabutan hak waralaba McDonald's dan pergantian logo tersebut bukan semata kepentingan bisnis.

Lebih dari itu, menurut Bambang, langkah itu untuk melindungi kepentingan karyawan yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinannya. Untuk itu, ia memutuskan untuk mendirikan franchisor baru. "Agar karyawan dapat memperoleh hak mereka untuk tetap memiliki penghasilan," ujar Bambang, Kamis.

Memang, Bambang mengaku menyesal harus menutup dan mencabut hak waralabanya. Namun, dia tidak mau larut terlalu lama dalam perselisihan hak waralaba McDonald's. "Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Namun, saya yakin, semua karyawan dapat mengerti bahwa saya harus melakukan langkah-langkah strategis, sebagai bentuk pertanggungjawaban saya kepada mereka," ungkap Bambang.

Dalam kesempatan ini, Bambang juga resmi memperkenalkan partner barunya dalam bisnis restoran cepat saji berlogo Tonijack's. Partner barunya itu adalah Suryo B Sulisto. Suryo sesungguhnya bukan nama yang asing lagi dalam ranah bisnis Tanah Air. Saat ini, Suryo tercatat sebagai Komisaris Utama PT Bumi Resources, Komisaris Utama PT Giordano Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Komisaris PT Jamsostek.

"Kebanggaan bagi saya bisa bersama Bambang Rachmadi mengelola bisnis waralaba. Sebab, siapa pun tahu, Bambang Rachmadi adalah wirausahawan tangguh dalam bisnis ini. Kami berharap Tonijack's bukan sekadar meramaikan dunia kuliner Indonesia, tapi juga dapat memberi pengembangan dalam industri franchise," ujar Sulisto. (Epung Saepudin/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau