Setelah Molor, Anggota MPR Akhirnya Dilantik

Kompas.com - 02/10/2009, 10:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Paripurna MPR akhirnya digelar untuk pengucapan sumpah 560 anggota DPR dan 128 anggota DPD sebagai anggota MPR, Jumat ( 2/10 ), di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara DPR, Jakarta.

Pengucapan sumpah yang sedianya dilaksanakan malam tadi urung digelar karena proses pemilihan pimpinan DPD molor dari yang telah dijadwalkan. Bertindak sebagai Pimpinan Sementara MPR adalah Ketua DPR Marzuki Alie dan Ketua DPD Irman Gusman. Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak kembali menghadiri pengucapan sumpah ini tanpa Presiden SBY yang tengah mengunjungi lokasi bencana gempa di Sumatera Barat.

Pada awal pembukaan rapat paripurna, Pimpinan Sementara MPR mengajak seluruh anggota dan para hadirin yang hadir untuk mengheningkan cipta bagi para korban gempa bumi di Sumatera Barat dan Jambi. Seperti halnya pengucapan sumpah anggota DPR dan DPD, pengucapan sumpah anggota MPR juga dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung, Harifin A Tumpa.

"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945. Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan negara dan bangsa, " demikian butir sumpah yang diucapkan 688 anggota MPR, mengikuti Ketua MA.

Setelah pengucapan sumpah, para anggota MPR menandatangani berita acara pengucapan sumpah/janji. Pimpinan definitif MPR, menurut jadwal, akan dipilih pada 3 Oktober besok. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau