JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Paripurna MPR akhirnya digelar untuk pengucapan sumpah 560 anggota DPR dan 128 anggota DPD sebagai anggota MPR, Jumat ( 2/10 ), di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara DPR, Jakarta.
Pengucapan sumpah yang sedianya dilaksanakan malam tadi urung digelar karena proses pemilihan pimpinan DPD molor dari yang telah dijadwalkan. Bertindak sebagai Pimpinan Sementara MPR adalah Ketua DPR Marzuki Alie dan Ketua DPD Irman Gusman. Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak kembali menghadiri pengucapan sumpah ini tanpa Presiden SBY yang tengah mengunjungi lokasi bencana gempa di Sumatera Barat.
Pada awal pembukaan rapat paripurna, Pimpinan Sementara MPR mengajak seluruh anggota dan para hadirin yang hadir untuk mengheningkan cipta bagi para korban gempa bumi di Sumatera Barat dan Jambi. Seperti halnya pengucapan sumpah anggota DPR dan DPD, pengucapan sumpah anggota MPR juga dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung, Harifin A Tumpa.
"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945. Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan negara dan bangsa, " demikian butir sumpah yang diucapkan 688 anggota MPR, mengikuti Ketua MA.
Setelah pengucapan sumpah, para anggota MPR menandatangani berita acara pengucapan sumpah/janji. Pimpinan definitif MPR, menurut jadwal, akan dipilih pada 3 Oktober besok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang