Lebih dari 100 Orang Australia Masih Dicari Pascagempa Padang

Kompas.com - 02/10/2009, 14:25 WIB

 SYDNEY, KOMPAS.com -  Lebih dari seratus warga negara Australia hilang menyusul bencana gempa bumi di Sumatera Barat, Indonesia. Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith mengumumkan Australia segera memberi bantuan darurat ke kawasan bencana.
 
Smith memperkirakan sekitar 250 orang Australia berada di Padang, Sumatera Barat saat gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang daerah itu Rabu sore lalu. Padang sangat populer bagi peselancar dari berbagai negara, termasuk dari Australia. Dari 250 orang Australia yang sedang berada di Padang itu, 140 orang di antaranya sudah dapat dikontak.

"Saya peduli dengan 100-an orang Australia lainnya yang sampai sekarang tidak diketahui keberadaan mereka," kata Smith kepada Australian Broadcasting Corporation, Jumat (2/10). "Pada tahap ini, kami tidak punya bukti yang menunjukkan apakah warga Australia itu tewas atau terluka," kata Smith. "Kami hanya khawatir dan memastikan apakah orang Australia berada di daerah gempa," katanya.

Australia akan mengirim 44 anggota tim pencari dan penyelamat hari Jumat ini untuk membantu operasi, bersama 10 spesialis penilai dari militer.

Barang-barang yang dibutuhkan saat keadaan darurat seperti tenda, terpal, kelambu, dan tablet pemurni air siap dikirim ke Padang sebagai bagian dari kontribusi bantuan Australia untuk Indonesia. "Saya pikir dengan skala bencana yang begitu dahsyat, tak ada satu negara pun dapat mengatasinya sendirian,"kata Smith lagi.

Pejabat militer Australia Marsekal Angus Houston mengatakan, Australia akan mengirim kapal perang Angkatan Laut yang dilengkapi dengan helikopter Sea King dari Sydney ke Padang dalam beberapa hari ke depan untuk membantu pengiriman bantuan ke kawasan bencana.   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau