TOKYO, KOMPAS.com - Maria Sharapova menapaki partai puncak Pan Pacific Open. Berkat dukungan penonton yang sangat mengidolakannya, mantan petenis nomor satu dunia tersebut bisa bangkit dari ketinggalannya di set ketiga, untuk balik memukul kalah lawannya dari Polandia, Agnieszka Radwanska.
Dalam duel yang berlangsung Jumat (2/10), Sharapova menang 6-3 2-6 6-4 atas unggulan ke-11 tersebut. Alhasil, petenis cantik Rusia ini pun semakin dekat dengan ambisinya untuk mengulangi prestasi tahun 2005, ketika menjadi juara di sini.
Namun di final, Sharapova akan menghadapi lawan tangguh karena bertemu mantan petenis nomor satu dunia Jelena Jankovic. Petenis Serbia ini lebih dulu menyegel tempat di final setelah menang straight set 6-4 6-3 atas petenis China yang merupakan nomor satu di Asia, Li Na.
Meski akhirnya menang, Sharapova sempat tertekan di set penentuan karena Radwanska sudah sempat unggul 2-0. Tetapi dukungan penonton membuat Sharapova bisa bangkit dan menjadi pemenang, sekaligus bertemu Jankovic untuk menciptakan final ideal.
"Memang, duel nanti akan sangat sulit," ungkap Sharapova tentang partai final melawan Jankovic.
"Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Dia telah berada di sebuah turnamen yang bagus. Tetapi, bermain agresif pasti sangat penting di samping harus bisa memanfaatkan kesempatan saat melakukan servis. Saya berharap, ini akan menjadi pertandingan yang bagus," tambah Sharapova yang kini menempati ranking 25 WTA.
Duel Sharapova vs Jankovic di final terbilang ideal, karena pertemuan dua pemain tersebut menjadi harapan publik Jepang. Pasalnya, para petenis top yang tampil di sini (seperti Dinara Safina, Elena Dementieva, Venus Williams) sudah lebih dulu tersingkir di babak-babak awal, sehingga Sharapova dan Jankovic diharapkan terus bertahan sampai final.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang