Korban Gempa Jambi Terkendala Longsor

Kompas.com - 02/10/2009, 16:31 WIB

JAMBI, KOMPAS.com - Sebanyak 87 rumah di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi, tidak dapat lagi ditempati karena rusak berat pascagempa pada Kamis (1/10) pagi. Sekitar 30 warga setempat yang mengalami luka berat dan ringan kesulitan untuk mencapai rumah sakit terdekat, karena akses jalan terputus akibat longsor.

Wakil Bupati Merangin Hasan Basri Harun mengatakan, kondisi jalan yang terputus tidak memungkinkan untuk mengangkut para korban hingga rumah sakit terdekat. Pasalnya, jalan terputus akibat longsoran tebing pada tiga titik menuju desa.

Karena itu, pihaknya mendatangkan petugas medis dari Ibu Kota Bangko. Petugas berjalan kaki untuk dapat mencapai desa tersebut, dan memberikan pengobatan di tempat bagi para korban. "Petugas kami yang berjalan kaki untuk mencapai korban gempa," ujar Hasan, saat mengunjungi korban gempa di Desa Renah Kemumu, Jumat siang.

Hasan melanjutkan, sejumlah alat berat mulai didatangkan pada Jumat pagi tadi. Akan tetap i, upaya perbaikan membutuhkan waktu, mengingat ada satu titik yang panjang longsorannya mencapai lebih dari 30 meter, dengan kondisi jalan yang merekah. "Mudah-mudahan jalan bisa segera dilalui supaya bantuan-bantuan lainnya bagi para korban bisa cepat sampai," lanjutnya.

Kondisi di Renah Kemumu, lanjutnya, cukup memprihatinkan. Hanya lima rumah warga setempat yang masih dapat ditempati. Sebagian besar warga harus mengungsi di tenda-tenda darurat.

Selain rumah, banyak 11 sekolah dan dua masjid juga rusak. Kegiatan belajar mengajar diliburkan untuk sementara waktu.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau