Widyatama Berikan Beasiswa Khusus Mahasiswa asal Papua

Kompas.com - 02/10/2009, 16:45 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Universitas Widyatama berikan bantuan beasiswa penuh untuk lima mahasiswa asal Papua yang kurang mampu tetapi memiliki prestasi. Selain dibebaskan biaya kuliah, para mahasiswa itu juga mendapatkan bantuan biaya hidup selama berkuliah di Bandung.

Hal tersebut tertuang dalam perjanjian beasiswa yang dilakukan antara Rektor Universitas Widyatama Mame Sutoko dan Bupati Sorong Stepanus Malak, Jumat (2/10), di Kampus Widyatama, Bandung, Jawa Barat.

Acara disaksikan pula oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Freddy Numberi selaku tokoh Papua. Mame Sutoko mengatakan, pemberian beasiswa ini merupakan langkah kecil tetapi kongkrit dari kampus untuk membuka pintu yang luas bagi mahasiswa tidak mampu.

"Peran ini bisa dilakukan tidak hanya pemerintah, tetapi juga swasta," ucap Mame.

Stepanus Malak pun menyambut baik program beasiswa ini. Menurutnya, bantuan beasiswa ini sangatlah berarti dalam upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sorong, yang dinilainya relatif masih tertinggal dibandingkan daerah lainnya. Dia menuturkan, angka partisipasi kasar (APK) tingkat pendidikan tinggi di Sorong masih berkisar 15 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau