Evakuasi Korban di Hotel Ambacang Dilanjutkan Sabtu

Kompas.com - 02/10/2009, 18:11 WIB

PADANG, KOMPAS.com  - Dandim 0312 Padang, Letkol Art Haris Sarjana mengatakan proses evakuasi korban gempa di Hotel Ambacang, Padang, dilanjutkan Sabtu karena keterbatasan peralatan untuk pelaksanaan evakuasi.

 "Proses evakuasi di Ambacang tidak bisa selesai hari ini. Diusahakan secepatnya," kata Haris, di Padang, Jumat.

 Ia memperkirakan masih ada 60 korban yang terjebak dalam reruntuhan hotel tersebut.       "Tidak dapat diketahui apakah mereka dalam kondisi hidup atau meninggal," katanya.      Tambahan satu alat berat siang hari tadi, menurut dia, sangat membantu proses evakuasi.

Pada hari pertama paska gempa proses evakuasi berjalan lambat karena hanya dilakukan secara manual. Bantuan alat berat baru datang di hari kedua paska gempa.

"Pagi tadi kita berhasil menemukan satu korban laki-laki. Target kita hari ini menembus kolam renang, karena di sana diperkirakan  banyak yang terjebak," ujar Haris.

Di lokasi tersedia tujuh unit ambulan yang siap mengantarkan korban gempa ke rumah sakit. Ketujuh ambulan tersebut berasal dari Jamsostek, PMI, rumah sakit, dan Puskesmas Keliling.
 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau