Tabrakan, Sutil Marah kepada Kovalainen

Kompas.com - 04/10/2009, 18:05 WIB

SUZUKA, Kompas.com - Pebalap Force India asal Jerman, Adrian Sutil menyalahkan pebalap McLaren, Heikki Kovalainen  atas insiden tabrakan saat lomba GP Jepang di sirkuit Suzuka, Minggu (4/10).

Sutil tengah mengejar Kovalainen untuk memperebutkan posisi sembilan, saat  Kovalainen menutup jalan Sutil dan membuat pebalap asal Jerman tersebut melintir. "Lomba yang mengecewakan," kata Sutil. Padahal ia berharap mampu mengangkat timnya setelah penampilan yang buruk di GP Singapura, pekan lalu.

"Awal lomba  sudah baik dan saya mampu mempertahankan posisi, namun saya kemudian terpuruk di belakang Kovalainen. Saya mampu melewatinya, namun ia kemudian memotong jalan saya dan membuat saya kehilangan posisi," lanjut Sutil.

"Tentu saja ini sangat mengecewakan. Saya berharap dapat memperoleh poin di sini. Sekarang kami hanya melihat kemungkinan di GP Brasil. Di sini jalur lomba membuat semua mobil dapat bersaing," ungkapnya.

Sutil mencatat posisi empat saat kualifikasi, namun terkena penalti penurunan lima posisi sehingga memulai lomba di posisi sembilan. Ia akhirnya  masuk finish di urutan 14, di belakang rekan setimnya, Tonio Liuzzi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau